[Ulasan] Yuru Camp△

Yuru Camp
Yuru Camp

Saya ini suka banget sama anime yang genrenya Slice of Life atau keseharian, soalnya santai dan bawaannya nyaman. Rasanya kayak kita sebagai penonton ikut terbawa suasana animenya.

Nah, bicara soal genre keseharian, kali ini saya akan mengulas Yuru Camp, yang tayang saat musim dingin Januari tahun ini. Yap, saya memang baru menontonnya dan langsung suka dengan anime ini. Seperti apa ceritanya?

Cerita

Sama seperti judulnya, anime ini memang berfokus pada berkemah atau istilah kerennya “kemping”. Animenya sendiri dibalut dengan sangat amat santai banget sekali. Dengan diawali dari Shima Rin (Tidak saya balik) yang berkemah sendirian lalu bertemu dengan Kagamihara Nadeshiko yang entah bagaimana jadinya mereka pun jadi berkemah bersama.

Keesokannya, Nadeshiko ini jadi terhipnotis dan ingin berkemah lagi. Lalu Nadeshiko pun bergabung dengan Klub Outdoor, dengan harapan bisa berkemah lagi. Perlu diketahui, Shima Rin yang sebelumnya saya sebut tadi bukanlah anggota Klub Outdoor, dia memang suka Berkemah Solo.

Nah, di sini entah kenapa saya mulai merasa “Apakah akan ada drama?” Soalnya Nadeshiko di sini ingin mengajak Rin untuk berkemah bersama lagi. Tapi balik lagi, Rin ini lebih suka untuk berkemah sendirian. Masih belum paham? Itu, lo, biasanya kalau cerita-cerita kayak begini ujung-ujungnya drama. Tapi ternyata tidak sama sekali.

Kita sendiri akan disuguhkan cara berkemah dengan baik, memilih tempat kemah, persiapan, dan hal-hal lain yang membuat kita jadi ingin ikut berkemah setelah menontonnya.

Grafis

Studio yang bertanggung jawab adalah C-Station. Jujur saja saya belum terlalu mengenal studio ini. Meski begitu, grafis yang disediakan cukup bagus dan memanjakan mata. Gabungan karakter imut dan pemandangan alam sekitar saat berkemah yang digambar dengan luar biasa merupakan nilai tambah dari anime ini.

Karakter

Dari padangan saya, karakter utama di sini adalah Shima Rin. Tapi lebih banyak menyorot Kagamihara Nadeshiko. Soalnya memang pusat karakter ini adalah Nadeshiko. Selain dua tokoh tersebut, ada tiga lain yang bisa dikatakan karakter utama juga dalam anime ini.

Tokoh lain tersebut adalah Inuyama Aoi, dia merupakan anggota Klub Outdoor dan katanya dulu sempat menjadi Karakter Perempuan Terbaik pada musimnya. Saya setuju, soalnya dialek Kansai-nya jadi nilai tambah buat Aoi yang membuatnya terlihat imut, apalagi postur tubuhnya yang menurut saya proporsional untuk seorang gadis SMA.

Satu lagi, dia disuarakan oleh Toyosaki Aki, yang dulu pernah menyuarakan Hirasawa Yui dari K-ON! dan Ikeda Chitose dari Yuru Yuri. Yap, kalau kalian pasti pernah dengar suaranya di Yuru Yuri, makanya cocok banget buat menyuarakan karakter yang memiliki dialek Kansai seperti ini.

Ada lagi Oogaki Chiaki yang juga dari Klub Outdoor bersama Aoi, dia ini baru berulang tahun tanggal 31 Agustus kemarin. Sifatnya sendiri menurut saya yang paling bisa diajak bercanda dan mudah bergaul.

Terakhir ada Saitou Ena, dia sahabatnya Rin dan tidak tergabung dalam klub manapun. Saitou juga jarang disorot karena dia lebih sering berada di rumah. Yap, dia memang malas untuk beraktivitas. Tapi bukan berarti dia orangnya pemalas, ya. Kebetulan saja latarnya sedang musim dingin dan hawanya sangat dingin yang membuat Saitou pun enggan untuk bangkit dari kasurnya yang nyaman dan hangat.

Musik

Lagu Pembuka: SHINY DAYS oleh Asaka.
Lagu Penutup: Fuyu Biyori 「ふゆびより」 oleh Eri Sasaki.

Saya suka lagu pembukanya yang ceria, jadi nontonnya juga ikut ceria. Belum lagi lagu penutupnya yang dibawakan dengan santai dan membuat kita jadi merasa terhanyut, apalagi dengan tambahan ilustrasi para karakter yang sedang berkemah. Efek suaranya pun tidak “muluk-muluk”, mengikuti latar tempat yang ada.

Kenikmatan Menonton

Dari semua kategori yang saya tulis sudah kelihatan kalau semuanya positif, ‘kan? Meski ini anime yang sangat amat santai banget sekali. Tapi saya pastikan tidak membosankan. Pemandangan alam dan kisah seru kelima karakter yang disuguhkan sangat segar.

Buat yang lagi bosan, anime in sangat cocok untuk menemani kamu disaat santai.


Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 9
Karakter: 8
Musik: 9
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 9.0/10

irzie

Pengulas anime di Kunime yang hampir setengah tahun tidak mengulas. Sekarang kembali dengan penampilan baru namun tetap memakai gaya lama. Twitter: @irzie_

2 tanggapan untuk “[Ulasan] Yuru Camp△

  • 19 September 2018 pada 09:21
    Permalink

    anime penuh barokah karena mampu membuat para otaku sono jadi pada kemping

    Balas
    • 20 September 2018 pada 05:51
      Permalink

      Iya, dulu pernah ada berita peralatan kemping entah kompor atau apa langsung terjual habis setelah beberapa saat diumumkan. Sampe gk ngira produknya bakal laku dengan cepat, soalnya cuma disediakan terbatas. akwkakwakw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.