[Ulasan] Youjo Senki

Youjo Senki

Anime serius pengganti Izetta di musim sebelumnya. Awalnya saya enggak ada niat nonton. Dari sampulnya sudah bikin malas buat dimasukkan ke daftar tonton. Soalnya kelihatan sadis. Tapi pas lihat episode pertama, ternyata diluar dugaan saya kepincut sama aksinya.

Oh iya, ini masih berlangsung dan baru tayang hingga episode 6, ditambah satu episode recap yang seharusnya episode 7.

Cerita

Sama seperti izetta, anime adaptasi novel ringan buatan Carlo Zen ini berlatar Eropa saat perang dunia pertama. Sama-sama mengandung unsur perang dan sihir, hanya saja lebih kompleks.

Jadi anime ini bercerita tentang Tanya von Degurechaff yang tadinya seorang buruh (pegawai kantoran), yang ateis atau tidak percaya Tuhan. Suatu hari ia diperintahkan untuk memecat satu karyawan yang memang sudah tidak dibutuhkan dalam perusahaan. Tapi tidak disangka pemecatan tersebut berdampak pada emosi sesaat si karyawan yang dipecat. Sebut saja ingin balas dendam karena telah memecatnya.

Diperjalanan pulang di stasiun kereta, Tanya didorong oleh karyawan yang dipecat tersebut dan harus merenggang nyawa. Tapi, tepat sebelum kematiannya, Tanya di datangi makhluk yang mengaku Tuhan. Karena Tanya seorang ateis, jadi ia menyebutnya “Keberadaan X”.

Keberadaan X mengatakan bahwa Tanya tidak beriman. Dia tidak pernah berdoa ataupun bergantung pada Tuhan. Demi mengubah jalan pikirnya untuk membangkitkan “keimanan” dalam diri Tanya, Keberadaan X mereinkarnasinya ke abad pertengahan tepat sebelum perang dunia pertama. Malahan, Tanya-lah yang membuat dan memulai perang dunia pertama.

Alurnya campuran. Diawali dengan prolog yang memperlihatkan Tanya dengan Batalionnya yang sedang berperang. Kemudian episode 2 mulai dari awal, atau sebut saja kilas balik. Kemudian di episode 3 kembali lagi melanjutkan dari episode pertama. Selama kilas balik tersebut kita diberitahu kalau permata Tanya akan aktif bila berdoa. Ini sengaja dubuat oleh Keberadaan X agar Tanya berdoa kepada Tuhan. Mau tidak mau Tanya jadi harus berdoa agar kekuatannya aktif. Tapi Tanya menyebutnya sebagai kutukan.

Jujur, saya pribadi ingin membaca novel ringannya. Tapi sampai sekarang belum dapat kesempatan. Alasannya karena dapat kabar kalau di novel ringan lebih rinci dan kompleks.

Dan ada satu lagi yang sedang dibicarakan di beberapa forum, Tanya ini tidak terkalahkan. Nah, para penonton menanti-nanti akan datangnya karakter yang bisa menyeimbangkan kekuatan Tanya. Katanya sih biar asyik. Hanya saja saya sudah mencari info kalau di novel ringannya tidak ada karakter baru yang dimaksud. Atau mungkin ada tapi saya tidak tahu. Saya sendiri awalnya lebih suka begini. Tidak terkalahkan. Tapi setelah dipikir mungkin akan bagus kalau ada musuh yang bisa merepotkan Tanya. Kayaknya bakal lebih seru.

Grafis

Desain karakter yang berbeda antara cewek dan cowok, terlihat dari matanya yang lebih besar dari pada karakter cowok. Rasanya unik dan beda dari yang lain. Gerakan 3D saat terbang terlihat mengesankan. Ingat, “gerakan”. Gambarnya saya agak kecewa. Terlihat jelas saat diperlambat.

Terlepas dari itu, grafisnya benar-benar menggambarkan perang dunia pertama. Dan saya sangat menyukainya.

Omong-omong, lagu penutupnya memamerkan ilustrasi-ilustrasi asli dari novel ringannya.

Karakter

Di sini karakter utamanya adalah Tanya Degurechaff, jadi lebih banyak cerita tentangnya daripada yang lain. Paling yang lumayan sering dapat sorotan juga adalah Viktoriya Ivanovna Serebryakova. Dia ini paling takut sama Tanya. Apalagi kalau lagi perang lihat wajah seramnya Tanya. Kalau diperintah langsung menurut.

Tanya sendiri tujuannya masih kurang jelas. Kalau dilihat dari beberapa episode sih dia hanya ingin hidup yang mulus dan aman. Dia bahkan tidak berniat untuk melakukan perang. Kalau melakukannya itu sangat merepotkan dan bisa mengancam nyawa. Tapi nyatanya setiap dapat tugas perang, dia yang paling menikmatinya. Tanya ini karakter yang paling saya suka, tapi sekaligus benci. Sifatnya menjengkelkan, tapi keren saat bertempur.

Oh iya, saya baru tahu kalau pengisi suara Tanya ternyata ada dua. Entah saat dan bagian mana suaranya berbeda. Yang utama adalah Mbak Aoi Yuuki, dan satunya Kousuke Toriumi. Kalau dari suaranya sih saya sudah menebak ini suaranya Mbak Aoi. Seketika hafal gara-gara dulu suka banget nonton Oregairu, dan kebetulan seiyuunya Komachi itu Mbak Aoi. Jadi langsung hafal kalau suaranya mirip Komachi, berarti yang menyuarakan Mbak Aoi.

Yang pagot Hayamin. Itu Viktoriya yang menyuarakan Mbak Saori Hayami, lo!

Musik

Lagu Pembuka: “JINGO JUNGLE” oleh MYTH & ROID
Lagu Penutup: “Los! Los! Los!” oleh Tanya Degurechaff (Aoi Yuuki)

Lagu pembuka dan penutupnya sama-sama enak didengar. Apalagi yang menyanyikan Mbak Aoi sendiri di penutupnya. Beuh! Mantap, dah!

Oh iya, yang bertanggung jawab atas suara itu Yoshikazu Iwanami. Kalau kalian tahu Fate/Stay Night: Unlimited Blade Works, berarti sudah bisa membayangkan bakal seperti apa efek-efek suara ketika adegan bertempur di anime ini. Yang jelas menggelegar dan bikin takjub.

Latar musik di beberapa adegan pun dipilih dengan sangat baik dan mengikuti latar tahun 90-an. Ini jadi bikin penontonnya benar-benar masuk ke dalam cerita.

 

Kenikmatan Menonton

Sampai di episode 6 sudah membuat saya yakin kalau ini bakal saya tonton sampai tamat. Hanya saja saya menantikan akankah ada hal baru ke depannya? Semoga saja ada. Nanti akan saya ulas lagi kalau sudah tamat.

Kalau kalian tipe orang yang nonton anime nunggu tamat, mending nonton recapnya dulu saja. Sudah mencakup episode 1 – 6, kok.

 

 


Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 7
Musik: 9
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.4/10


2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *