[Ulasan] Yahari Ore no Seishun Love Comedy waMachigatteiru. Zoku

Sudah berapa lama situs ini tidak update dan hingga saat ini saya masih dibingungkan dengan template yang dipakai, mungkin hingga musim panas akan terus mengalami pergantian tema.

Langsung saja, untuk musim semi 2015 ini, saya akan memulai dengan mengulas Yahari Ore no Seishun Love Comedy wa Machigatteiru. Zoku .

Bagi yang sudah menonton musim pertamanya tentunya sudah tahu ini cerita apa, bukan? Masih berlanjut, di mana sang karakter utama, Hachiman Hikigaya, seorang murid SMA yang penyendiri dan paling anti bersosialisasi karena kehidupan SMP-nya yang kelam. Karena itu, dia tidak ingin terjebak dengan kehidupan SMA yang penuh dengan cerita komedi romantis. (Beritahu saya bila salah)

Namun, karena hal itu membuat Bu Hiratsuka─guru di sekolah─merasa jijik, maka Hikki (panggilan Hachiman) dimasukkan ke dalam klub sukarelawan.

Omong-omong, di sini saya mengulas sebagai penonton yang sudah membaca novel ringannya.
Baiklah, langsung saja.

Cerita
Ceritanya masih berlanjut, dimulai dengan permintaan pertama dari Tobe di episode awal, dan tentu saja dengan penyelesaian yang tidak diharapkan. Meski hal tersebut merupakan metode penyelesaian yang paling cocok bagi Hikki, tapi bagi orang lain? Hal tersebut bertentangan.

Alur cerita terlalu cepat, terutama episode satu, dan mulai episode tiga, alur cerita sudah mulai membaik, meski ada beberapa adegan yang masih dilewatkan dari novelnya.

Hal ini juga disampaikan oleh Alexândeřyøsûâ OnelovêførChelseâ dalam pengulasannya di 5 episode terakhir di tempat forum diskusi FFF Community.

Alurnya sudah agak melambat dan tidak terburu-buru setelah episode 2.

Grafis
Musim kedua ini ditangani oleh studio Feel. , studio yang berbeda dari musim pertamanya. Secara keseluruhan, penggambarannya sangat baik, bila dibandingkan musim pertama, ini begitu realistis. Hanya saja, gerakan yang diulang-ulang yang terlihat dalam bentuk 3D membuat nilai grafis menurun, terutama diepisode 6. Bila kamu perhatikan, mungkin kamu akan merasa jengkel dengan gerakan cukup aneh itu.

Oh, iya. Penggambaran karakter Hikki jadi tidak terlihat bengis.

Karakter
Ada penambahan karakter baru, yakni Iroha Isshiki dan Kaori Orimoto. Karakter lain masih sama seperti musim sebelumnya. Hanya saja, dimusim kedua ini, bila diperhatikan terlihat seperti mulai memperlihatkan watak yang sebenarnya dari suatu karakter tertentu. Saya sebut saja Hikki, meski hampir terlihat tidak ada perubahan, tapi di episode tertentu dia mulai sedikit terbuka.

Musik
Lagu pembuka: Harumodoki (春擬き」 oleh Nagi Yanagi
Lagu Penutup Everyday World 「エブリデイワールド」 oleh Yukino Yukinoshita (Saori Hayami) & Yui Yuigahama (Nao Touyama)

Untuk musik masih di isi dengan orang yang sama di mana lagu pembuka di isi oleh Mbak Nagi dan penutup oleh pengisi suara Yui dan Yukino.
Intinya mah saya suka, baik lagu pembuka maupun penutup, ini saja masih menunggu perilisan albumnya tanggal 3 Juni nanti.

Oh, iya, hampir semua efek suara tidak ada yang berubah dari musim pertamanya. Bahkan di episode 4 ada BGM Hello Alone -Yui Ballade- versi instrumen.

Kenikmatan Menonton
Sejauh ini, saya cukup menikmatinya. Setiap cerita selalu membuat penasaran akan metode apa yang digunakan oleh Hikki di akhhr nanti.
Oh, iya. Kayaknya episode 8 mulai menari, nih.


Penilaian
Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 8
Musik: 10
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.8/10


Gambar: lightrend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: