[Ulasan] Tokyo ESP

Tokyo ESP

Semalam saya maraton ini kartun ini dan tamat, padahal lagi nonton kartun lain.
Kartun garapan Xebec ini dimulai dengan episode puncak, maksudnya cerita dari akhir episode ditayangkan dahulu. Sama halnya Psycho Pass season 1, cuma ini benar-benar satu episode full. Kalau Psycho Pass kan cuma beberapa menit.

Kartun hampir mirip Tokyo Ghoul dimana manusia dan siluman tidak bisa hidup berdampingan. Hanya saja kalau Tokyo ESP bukan siluman, melainkan manusia esper, yaitu manusia yang memiliki kekuatan supernatural.

Meski musim panas sudah lewat tapi saya anggap ini spoiler, jadi:

AWAS SPOILER!!
Kartun ini bercerita tentang Rinka Urushiba yang dijuluki “Gadis Berambut Putih” oleh masyarakat Tokyo. Suatu hari, dia sedang pergi lalu ditengah jalan melihat seekor penguin terbang yang sedang mengejar ikan-ikan berwarna jingga beterbangan dilangit.
Ikan-ikan itu adalah sumber kekuatan esper, saat itu salah satu ikan memasuki tubuh Rinka dan hal aneh mulai terjadi. Rambut Rinka berubah warna menjadi putih, dia bahkan bisa menembus benda mati. Bahkan Ayahnya yang juga dimasuki ikan jingga terbang memiliki kekuatan magnet, dia bisa mengendalikan benda-benda disekitarnya layaknya magnet.
Lalu, Rinka bertemu dengan Kyoutarou Azuma. Dia adalah pria yang juga memiliki kekuatan super, yaitu teleportasi.
Dalam cerita, Rinka yang dijuluki Gadis Berambut Putih disebut-sebut sebagai pahlawan namun suatu saat dia mengalami hal yang tidak diduga, sekolahnya diserang oleh sekelompok esper dan saat Rinka tak berdaya, aksinya direkam yang membuat semua masyarakat membenci Rinka karena Rinka yang menyebabkan sekolahnya diserang dan tidak bisa melakukan apa-apa.
Setelah kejadian itu, para polisi dan pasukan anti esper menahan semua esper tidak terkecuali yang baik. Semua orang yang memiliki kekuatan supernatural ditahan.
Lalu tujuan para esper menyerang Tokyo sendiri adalah aksi balas dendam dari sang pemimpin esper, Hokusai Azuma yang adalah Ayah dari Minami Azuma juga Ayah angkat Kyoutarou Azuma.
Dulu, saat Hokusai menemukan artefak yang dapat memunculkan ikan jingga terbang, dia juga istri dan teman penelitiannya dibunuh dengan keji oleh para pemerintah. Sebagai aksi balas dendam, dia mengumpulkan pasukan esper untuk menyerang Tokyo.

Cerita
Ceritanya sendiri bagus cuma kilas balik yang terlalu panjang, episode pertama adalah puncak cerita dilanjutkan episode dua hingga sebelas kilas balik, saya berpikir kenapa tidak dimulai dari episode dua saja? Kan jadinya ada Kilas Balik didalam Kilas Balik.
Yah, tapi berkat itu juga kita jadi menerka-nerka episode dua hingga puncak.

Grafis
Xebec melakukannya dengan baik. Penggambaran karakter juga bagus, bahkan Ayahnya Rinka digambar mirip seperti X-MAN, tapi itu bagus.
Namun, adegan bertarung terkadang ada yang diulang. Seperti gerakan menghindar, menghunuskan senjata, dan beberapa adegan lainnya.

Karakter
Saya pikir setiap karakter memiliki kekuatan yang berbeda seperti Hamatora, tapi tidak. Kekuatan tembusnya Rinka saja ada yang memiliki, lalu kekuatan teleportasi milik Kyoutarou juga dimiliki oleh Minami.
Oh, ada juga karakter yang tidak masuk akal seperti Peggy si penguin terbang. Dan panda yang ternyata adalah guru dari Ayahnya Rinka.
Saya sendiri suka melihat karakter Murasaki Edoyama dan Ayumu Oozora, Murasaki sendiri adalah gadis dari anak geng mafia yang memiliki kekuatan dapat melihat masa lalu dari benda mati dan menyalin gerakan dari orang yang memakai benda mati tersebut dimasa lalu, sedangkan Ayumu adalah laki-laki anak dari Ibu yang sekaligus orang yang menentang adanya Esper, Ayumu sendiri memiliki kekuatan persepsi masa depan, namun hanya beberapa detik masa depan.

Musik
Menurut saya tidak ada yang spesial, efek suara yang kebanyakan suara mesin dan senjata-senjata militer sudah bagus dengan bisa menghidupkan suasana.
Mungkin lagu penutup episode pertama yang membuat saya terkesan, soalnya terdengar lagu Rock.

Kenikmatan Menonton
Saya pribadi agak kesal saat tahu ternyata episode dua dan seterusnya merupakan kilas balik, tapi entah kenapa saya tetap menikmati jalan ceritanya. Soalnya tiap akhir episode suka bikin penasaran penonton dan saat nonton juga enggak sadar sudah 20 menit berlalu.

Oh, iya. Saya butuh Season 2!


Penilaian
Cerita: 8
Grafis: 7
Karakter: 8
Musik: 6
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 7.8/10


Gambar: Cony Rodriguez

7 Comments

  1. Pendalaman karakternya kurang sih menurut gw, apalagi ada banyak karakter disitu, beberapa malah terkesan nggak original, gw berasa lihat wolverine, two face, plus bokapnya ranma1/2 di situ
    Alur ceritanya juga kurang halus, ada banyak lubang yg mestinya ditambal biar pemirsa ikut hanyut di cerita itu.
    Secara keseluruhan, menurut gw ini anime layak dikasih 6/10

    • Wah, saya malah suka. Dalam artian cerita yg menurut saya patut buat diikuti sampai selesai. Meski terkesan lambat dan bertele-tele alurnya. Tapi lumayanlah.
      Yah, meski ini anime gk akan masuk daftar rewatch sih. (´・_・`)

  2. setelah nonton ini
    kemaren2 sempet baca manganya dan lumayan menarik
    bagian ke 2 di manga setelah anime tamat baru mulai menariknya
    bagian ke 3 cukup keren
    dan sekarang lagi rame2nya

    kalo ada season 2 nya kemugkinan bakal sama kayak season 1 nya yg agak mengecewakan

    • Wah, jadi masih ada kelanjutannya? Sayangnya saya gk begitu baca komik, sih. _ノ乙(、ン、)_

    • Baru prolog doang? Wah, aku lupa endingnya gimana sih. Kalo gk salah ngegantung, gitu. Pantesan dah.
      Ini juga udah lama bgt gk ada kabar mengenai S2-nya. Kayaknya emang gk bakal ada, deh.

    • baru awal doang. dan dibagian selanjutnya (spoiler) pemeran utamanya ganti dulu dan rinka jadi makin badass banget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *