[Ulasan] Terra Formars

Kecoa, binatang kecil yang terkadang kita (manusia) bunuh tanpa belas kasihan. Dan pada anime ini, justru semua itu dibalik dan menjadi sebuah mimpi buruk yang mengerikan.

Hmm, saya pikir akan menjadi dua musim dan mendapat 20 episode. Ternyata hanya 13. Jujur saja, itu sangat mengganggu.

Omong-omong, kali ini saya tidak menggunakan tag spoiler. Jadi, langsung pada penilaian.
Dan disini saya sebagai orang yang tidak membaca komik dari Terra Formars.

Cerita
Konsep cerita dikemas dengan cukup baik dengan membuat fiksi menjadi fakta dan fakta menjadi fiksi.
Jujur saja, saya tidak tahu kenapa bisa ada kecoa di Mars. Saya lupa diepisode 1 dicerikan atau tidak.
Ada yang mengatakan begini:

[22:15] <&irzie> kecoa itu adalah subyek penelitian, lalu berubah menjadi monster. Terus apa hubungannya dengan virus di bumi yang menyerang manusia?
[22:16] <&irzie> bukankah mereka yang dikirim ke mars bertarung demi menyelamatkan bumi, karena banyak manusia yang terkena virus?
[22:16] <&irzie> Question: Memang obatnya hanya ada di Mars?
[22:16] <&tono2> no. You are wrong
[22:17] <&tono2> lemme explain dis shit for you
[22:18] <&tono2> Ada kecoa dipesawat induk (Annex), saat bug 1 pergi ke mars (Entah dengan alasan apa) terus kecoannya berevolusi di mars
[22:19] <&tono2> saat bug 2 ke mars, mereka bertemu dengan kecoanya
[22:19] <&tono2> tujuan bug 2 ke mars adalah mencari obat untuk virus yang ada di bumi
[22:19] <&tono2> Question: KENAPA MEREKA BISA MENGETAHUI KALAU VIRUS DI BUMI BERASAL DARI MARS?

Kira-kira seperti itulah kata “tono2”. Pertanyaannya pun saya setuju, “Kenapa mereka tahu kalau virus di Bumi berasal dari Mars?”.

Kembali lagi ketopik, ceritanya bagus, seperti yang katakan sebelumnya. Juga, ada seorang narator yang kadang sambil menjelaskan ” apa yang sebenarnya terjadi”, “apa itu”, dan semacamnya.
Dramanya juga dapat, ada beberapa adegan yang membuat saya terharu.

Grafis
GELAP! Kalau tidak salah, grafisnya dibuat sama seperti Shingeki no Kyoujin, hanya saja terlalu gelap. Penuh sensor, sepertinya saya perlu membeli cakram birunya.
Juga, ada penambahan grafis 3D, yaitu pada gambar serangga saat narator menjelaskan asal-usul dari serangga yang dimaksud.
Oh, iya. Michelle K. Davis mirip Annie Leonhart dari Shingeki no Kyoujin, bukan? Hmm, memang grafisnya lebih gelap Michelle, sih.

[22:47] <&irzie> Coy, grafis terra formar menurut loe loe pada gimana?
[22:47] <Einzbern> not bad
[22:47] <&tono2> ke amerika2 an
[22:48] <&tono2> tp very good
[22:48] <&tono2> detail

Karakter
Saya terlalu malas untuk menulis sifat dari setiap karakter. Yang jelas, sudah dibuat dengan cukup baik, karena setiap karakter memiliki kilas balik yang membuat penonton mengerti “kenapa dia melakukan hal itu”, dan itu cukup membuat beberapa adegan sedih dan mengharukan.
Great.

Musik
Jujur saya lebih menyukai lagu penutup dibanding pembuka. Entahlah, saya selalu melewati bagian pembuka.
Dan untuk efek suara menurut saya penuh dengan suara pukul, loncat, tendang, atau apapun itu ketika bertarung. Yah, memang kartun ini penuh aksi.

Kalau kata Einzbern & tono2:

[23:09] <Einzbern> OP bes, ED mbuh
[23:15] <&tono2> OP bes
[23:15] <&tono2> ED biasa

Kenikmatan Menonton
Ada beberapa adegan yang membuat mata saya ditutup dengan tangan. Yah …, soalnya sedikit mengerikan karena cerita sedikit mudah ditebak.
Tapi saya menikmatinya.


Penilaian
Cerita: 8
Grafis: 7
Karakter: 8
Musik: 7
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 7.8/10


Gambar: zerochan

Dan buat kamu yang ingin berbincang-bincang, yuk mampir ke #kunime@irc.rizon.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *