[Ulasan] Sword Art Online II – Caliber Arc

Caliber 2nd

Harusnya saya sudah mulai tidak aktif lagi, tapi karena mumpung ada kesempatan buat ngeposting lewat mobile, jadi kenapa tidak?
Dan, kali ini saya akan mengulas Sword Art Online – Caliber Quest. Yang memang sudah tayang seminggu lalu dan semalam baru saja episode pertama dari Mother Rosario mengudara.
Sebelumnya disini saya akan mengulas dengan pandangan yang sudah membaca novel ringannya. Jadi ada spoiler bagi yang belum menontonnya.
Langsung saja,

Ceritanya tentang Kirigaya yang mendapat informasi dari Suguha tentang pedang legendaris, Excalibur [(Caliber/Calibur/Kalibur) Banyak versi penulisan] telah ditemukan. Kirigaya, sebut saja Kirito yang mendengarnya tertarik dan ingin mendapatkan pedang tersebut.
Untuk mendapatkannya, Kirito meminta bantuan temannya seperti Klein, Sinon, Liz, Silica, Asuna, juga Lyfa sendiri.

Cerita
Dari pandangan saya, Kirito terlalu egois untuk mendapatkan pedang tersebut. Tapi anehnya, teman-temannya tetap mendukungnya.
Ada beberapa adegan yang dipotong, seperti dua Boss banteng emas dan hitam yang tidak jelaskan kalau yang satu anti sihir dan satu lainnya anti fisik.
Saya lebih suka pada Klein yang kali ini menjadi episodenya, karena memang disorot dan mendapat senjata langka, yaitu Palu emas milik Thor. Meski Klein sendiri tidak memiliki skill palu, sih.
Dan, jangan lupa kalau ini genre harem.

Grafis
Masih seperti sebelumnya, dan untuk avatar Sinon, jujur saya lebih suka saat di Gun Gale Online dengan Hecate II kesayangannya.
Oh, iya. Saya suka gambaran dari lagu pembukanya.

Karakter
Sudah saya bilang, Kirito egois dan ini genre harem. Sampai sinon di embatjuga.
Ah, nunggu Konno aja deh.

Musik
Pokoknya saya suka sama mbak Haruka Tomatsu yang bawain “courage” buat lagu pembukanya.
Efek suara lebih ke fantasi, enggak kayak di Gun Gale Online yang penuh baku tembak meski dihancurin sama aksi pedang Kirito.
Yah, namanya juga kembali ke Alfheim Online.

Kenikmatan Menonton
Sama sekali tidak nikmat, nikmat lihat adegan Kleinnya doang. Soalnya adegan bertarungnya enggak begitu sengit.


Penilaian
Cerita: 6
Grafis: 7
Karakter: 5
Musik: 8
Kenikmatan: 5
Keseluruhan: 6.2/10


Ilustrasi oleh Naro Bonus Konno

2 Comments

  1. Hahaha. Beneran Sinon masuk haremnya Kirito juga? Aku selalu ngerasa di LN-nya cuma dia satu-satunya karakter cewek yang jadi pengecualian. Tapi kalo di anime, kesannya emang jadi beda.

    • Yap, dia masuk.
      Udah punya Harjo (terjemahan
      dari eng – indo Asuna) tapi masih aja ngambil yang lain.
      Saya jadi pindah ke lain hati deh, kalo balik ke ALO, mending sama ‘dik Konno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *