[Ulasan] Sasameki Koto

Sasameki Koto

Halo, akhirnya bisa post juga kali ini. Meski sebenarnya ini dipublish tanggal satu biar pas satu bulan enggak post, malah telat dua hari dari yang seharusnya. Yah, lagi-lagi masalah waktu yang enggak mendukung.

Untuk mengawali bulan Mei, saya akan mengulas anime lawas berjudul Sasameki Koto. Iya, iya, saya tahu sudah ada anime musim baru, tapi tunggu, masih ada waktu dan hutang beberapa ulasan yang harus saya kerjakan. Jadi sabar, ya!

Lanjut ke inti pembahasan saja, ya.

Cerita

Kali ini ceritanya tentang Yuri. Iya Yuri, yang artinya lesbi itu. Entah kenapa saya lagi suka anime Yuri. Belakangan saya juga lagi baca manga yang genrenya Yuri, contoh saja Citrus yang bakal diadaptasi jadi anime Juli nanti. Sebelumnya juga saya pernah nonton Sakura Trick. Tapi enggak saya ulas, dan untuk Sasameki ini saya ulas karena lagi kepengin buat mengisi kunime yang kosong, huehehe.

Jadi ceritanya tentang Sumika Murasame yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Dia ini suka sama Ushio Kazama, yang bisa dibilang sahabat baiknya. Hanya saja, Kazama ini lesbi, dia sangat suka sama cewek. Dan enggak sadar cintanya Murasame. Soalnya dia ini punya syarat cewek yang dia sukai, yaitu harus cantik. Nah, dia ini menilai Murasame tidak seperti itu, melainkan cewek yang kuat dan perhatian terhadapnya.

Murasame sendiri tahu kalau cintanya tidak mungkin terbalas, jadi yang dia lakukan cuma bisa melihat dan mendukung Kazama dari belakang. Tapi, apa benar hanya itu saja? Omong-omong, Kazama ini kalau sudah suka sama cewek lain, dia bakal curhat ke Murasame, lo. Dan bagaimana perasaan Murasame? Sakit! Iya, benar! Gimana enggak kalau yang disukai malah ngomongin orang lain?

Entah kenapa meski genrenya kelihatan NTR, saya malah semakin penasaran dan menjadi-jadi buat nonton episode selanjutnya. Berbeda dengan anime NTR pada umumnya yang pasti akan saya drop. Satu hal yang membuat saya suka, saya nungguin cintanya Murasame terbalas. Dan prosesnya itu menarik banget buat diikuti.

Kadang suka diselipkan adegan lucu, jadi enggak bosen-bosen juga nontonnya. Cuma satu yang bikin enggak menarik, alurnya lambat banget. Sampai bikin gereget nunggunya.

Terus, bagaimana cintanya Murasame? Apa Kazama sadar? Soal itu silakan nonton sendiri, yang jelas ada adegan di mana Kazama cemburu ketika melihat Murasame dengan orang lain.

Grafis

Yang mengerjakan adalah Studio AIC, atau Anime International Company, yang diproduseri oleh Flying Dog. Dan ini adalah anime tahun 2009. Tepatnya Oktober 2009. Benar, tayang saat musim gugur. Jadi jangan salahkan grafis kalau gambarnya aneh.

Tapi menurut saya grafis seperti ini sudah paling bagus, lo. Apalagi dibuat tahun 2009. Malahan enggak berasa kalau ini merupakan anime lawas.

Karakter

Saya enggak akan menjelaskannya satu-persatu. Yang jelas sih perkembangan karakter terutama Kazama sama Murasame itu bagus dan menarik buat diikuti. Meski alurnya memang bisa dibilang sangat lambat, tapi justru di sini yang bikin perasaan penonton dicampur aduk.

Oh iya, di sini enggak cuma menceritakan kisah cinta mereka berdua, lo. Ada juga pasangan Yuri yang lain, yaitu Tomoe Hachisuka sama Miyako Tamae. Dan yang tahu kalau mereka pasangan adalah Murasame. Dia sadar waktu lihat mereka berciuman di kelas. Omong-omong Kazama juga lihat, lo.

Tapi peran mereka di sini hanya sebatas karakter pendukung. Cerita utama tetap ada di Murasame x Kazama, yang didukung oleh Tomoe dan Miyako. Yap, mereka tahu kalau Murasame bertepuk sebelah tangan, dan it ketahuan banget! Cuma Kazama-nya saja yang enggak peka.

Musik

Lagu Pembuka: Kanashii Hodo Aoku oleh Natsumi Kiyoura
Lagu Penutup: Niji-iro Pocket oleh Natsumi Kiyoura

Jujur saya enggak begitu suka sama lagu pembuka. Alunannya bikin merinding, tapi bukan horor. Hanya saja terlalu menyedihkan buat didengarkan. Dan saya benci itu, soalnya berasa melambangkan kisahnya Murasame yang bertepuk sebelah tangan. Tapi kalau lagu penutupnya saya suka, lebih ceria dibanding lagu pembukanya.
Efek-efek suara ditambah lagu latar menurut saya juga sudah bagus. Pas, dan enak. Sampai enggak kerasa karena saya terlalu hanyut dalam cerita, huehehe.

Kenikmatan Menonton

Kalau soal ini, menurut saya tergantung dari yang nonton. Kalau suka Yuri, pasti bakal nikmati banget. Dan kalau ada yang suka drama, yang sabar nungguin kisah bagusnya kayak Kuzu no Honkai, mungkin juga bakal suka.

Sudah sih, itu saja.

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *