[Ulasan] Rokujouma no Shinryakusha!?

Rokujouma

Invasi kos-kosan 6 petak, begitulah kira-kira arti dari judulnya. Yah, secara garis besar kartun ini memang menceritakan tentang invasi kos-kosan dari beberapa makhluk, seperti hantu, alien, penyihir, dan penghuni alam bawah.

Saya sendiri memang dari awal ingin menontonnya tapi malah baru kesampean sekarang.

Cerita

Jadi, ceritanya tentang Koutarou Satomi yang pindah dan mencari tempat tinggal, sebut saja kos-kosan untuk ditinggali 3 tahun kedepan selama dia di SMA. Alasan memilih kos-kosan itu adalah karena biaya yang terjangkau, dan Satomi sendiri tinggal di kamar 106.
Sepulang sekolah sesampainya di kos-kosan dia melihat gadis berambut pendek yang ingin mengejutkan dirinya, yah … gadis tersebut adalah hantu bernama Sanae Higashihongan, meski terlihat seperti manusia biasa tapi Sanae tidak bisa dilihat oleh orang lain. Bahkan Sanae kaget kalau Satomi bisa melihat dan menyentuhnya. Lalu, Sanae ingin mengusir Satomi dari kos-kosannya karena memang tempat itu adalah daerah kekuasannya Sanae, alasan Sanae menginvasi kos-kosan itu adalah ingin menunggu orang tuanya datang.
Namun, Satomi bersikeras menolak untuk angkat kaki dari kos-kosan itu. Dan mereka pun bertarung untuk memperebutkan kamar 106. Dan saat sedang heboh bertempur munculah seorang gadis penyihir bernama Yurika Nijino. Dia juga ingin menginvasi kamar kos-kosan itu dengan alasan ingin melindungi kekuatan sihir besar yang bersemayam dalam kamar 106 dari penyihir jahat. Dan karena munculnya Yurika, Sanae dan Satomi pun berdamai sementara. Saat sedang berdamai tidak disangka dari bawah tanah muncul lagi seorang gadis bernama Kiriha Kurano bersama pengawal kecilnya, Korama dan Karama. Mereka adalah penduduk bumi, katakan saja alam bawah tanah. Lagi-lagi Kiriha ingin merebut kamar 106 dengan alasan ingin membangun kuil dan tempat membuat senjata eter, namun dengan cara yang baik-baik dan melalui musyawarah dan menyogok Satomi dengan emas batangan. Tapi Satomi tetap menolaknya.
Dan lagi-lagi saat asik bernegosiasi muncul gadis bernama Theiamillia Gre Fortorthe, panggil saja Tulip karena Satomi memanggilnya Tulip, dan seorang pengawal bernama Ruthkhania Nye Pardomshiha (Ruth). Mereka adalah alien yang juga ingin menginvasi kamar kos-kosan tersebut.
Dan semua penghuni yang didalamnya pun akhirnya saling bertarung, dan beberapa lama kemudian sang pemilik kos-kosan bernama Shizuka Kasagi muncul dan menghentikan pertarungannya dengan membabi buta.

Meski ceritanya tentang invasi dan pastinya ada adegan pertempuran satu sama lain, tapi sang pemilik kos-kosan lah yang mengendalikan suasana sehingga menjadi cerita Slice of Life. Dan karena dilarang bertarung dalam kos-kosan, akhirnya mereka sepakat menginvasi dengan bermain kartu. Barangsiapa yang menang maka poin bertambah, dan setiap poin mewakili luas area kekuasaan.
Yah, nonton kartun dengan cerita Slice of Life yang dibumbui aksi & komedi memang memiliki rasa tersendiri.
Game-nya juga enggak cuma main kartu, kadang ganti lomba lari maraton, atau malah mereka lupa dan jadi cerita melindungi kos-kosan dari orang-orang jahat lainnya.

Grafis

Penggambaran yang sangat bagus, apalagi saat lagu pembuka ada gambar seperti grafis No Game No Life . Adegan pertempuran juga tidak kalah menarik, digambar dengan sangat baik disini.

Karakter

Didalam cerita banyak digambarkan sifat setiap karakter, dari tsundere, cekatan, dan lainnya. Dan semua itu hampir tidak ada yang cacat. Dikenalkan kepada penonton dengan baik dan tidak bertele-tele, meski episode 1 dihabiskan hanya untuk perkenalan karakter, tapi itulah yang membuat kita (penonton) menjadi semangat untuk menontonnya.

Musik

Sejujurnya saya lebih memerhatikan gambar dibanding lagu pembuka maupun penutup, jadi saya tidak tahu harus mengatakan apa. Tapi, untuk efek suara saat adegan pertempuran sudah bagus, dikombinasikan dengan baik dan membuat kita bisa membayangkan lebih dan lebih meski adegan telah selesai.

Kenikmatan Menonton

Ah, saya banyak tertawa saat menonton ini. Meski kadang ada sedikit kesal saat adegan romantis dan sebagainya. Tapi saya benar-benar menikmati kartun ini.


 

Penilaian
Cerita: 9
Grafis: 9
Karakter: 8
Musik: 8
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 8.8/10


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: