[Ulasan] Rio: Rainbow Gate!

Rio Tachibana Rollins
Rio Tachibana Rollins

Selagi ada koneksi, saya ulas kartun lawas lagi. Mungkin ini akan jadi ulasan terakhir di bulan Juli ini.
Kali ini judulnya Rio: Gerbang Pelangi. Dari judulnya sih agak absurd, dan bau-bau gelut fantasi. Tapi ternyata bukan, fantasi sih bisa dibilang memang ada. Tapi di sini tidak menonjolkan itu.

Terus bagaimana ceritanya? Lanjut ke bawah.

Cerita

Awal episode benar-benar dibuat menarik. Jadi ada cewek dealer atau biasa disebut cewek pembagi kartu di sebuah k*s*no di Howard Resort Hotel yang bernama Rio Rollins Tachibana. Dia ini sering disebut pembawa keberuntungan. Bagaimana tidak, saat dia masuk ke dalam k*s*no, beberapa orang yang sedang bermain langsung menang. Hawa permainan yang tadinya suram langsung ceria dengan seketika.

Tapi inti ceritanya bukan itu, karena kalau cuma itu pastinya bakal bosan. Jadi ada beberapa dealer yang memiliki kartu gates. Total kartunya ada 13, dan bila berhasil terkumpul semua maka sang pemilik akan melihat pelangi dan permohonannya akan terkabulkan. Dealer yang memiliki gates berhak menantang dealer lain yang memiliki gates, dan yang kalah harus memberikan gates-nya kepada yang menang. Pertarungan ini disebut dengan Gate Battle. Dan bila seorang dealer telah memiliki semua kartunya, maka akan disebut sebagai MVCD (Most Valuable Casino Dealer).

Mungkin dari kalian ada yang berpikir, “berarti ini anime ceritanya rebutan gates macam dragon ball yang rebutan bola?” Saya akan jawab, bisa iya bisa tidak. Kenapa iya? Karena memang ada karakter jahat yang mengincar kesemua kartu tersebut, sedangkan Rio sendiri tidak terlalu memusingkan gates. Dia pun memiliki satu kartu gates karena diberi oleh seseorang.

Soal pertarungannya sendiri bermacam-macam, tapi yang jelas masih berbau j*di. Misal tebak kartu, main poker, atau main yang lain. Bahkan ada permainan tembak-tembakan dengan dicari banyaknya jumlah skor yang didapat. Eng, paham enggak ya? Pokoknya bukan gelut, cuma j*di.

Soal fantasinya, setiap dealer memiliki kekuatan sendiri-sendiri. Tapi jangan berharap lebih. Menurut saya tidak masuk akal dan sangat absurd. Kekuatan yang paling menonjol saja hanya Rio dan Rina. Yap, selain saling merebut kartu gates. Anime ini juga lebih memfokuskan cerita ke karakter bernama Rio dan Rina Goltschmidt Tachibana. Mereka ini bisa dibilang kakak beradik, dan sama-sama seorang dealer. Hanya saja mereka tidak pernah ketemu sejak kecil, lalu bertemu di Howard Resort Hotel sebagai sesama dealer.

Episode satu hingga keempat lumayan memberikan layanan, karena memang anime ini memiliki genre ecchi di dalamnya. Tapi ke sananya mulai agak serius, tapi tetap ada unsur ecchi-nya.

Hanya saja, ada satu kekecawaan saya di akhir episode. Ternyata muncul karakter baru, tapi keburu bubar. Bukan itu yang membuat saya kecewa, melainkan tidak ada kelanjutannya. Sampai saat ini saya tidak melihat adanya musim kedua dari anime Rio: Rainbow Gate. Kalau episode spesial sih ada, tapi saya belum nonton.

Grafis

Anime tahun 2011 jangan terlalu diharapkan. Memang tidak sebagus yang kalian bayangkan. Tapi menurut saya ini sudah lebih dari cukup untuk anime tahun 2011. Lagi pula layanan kipas (fan service) yang diberikan sudah bikin para cowok betah buat nonton.

Karakter

Untuk karakter menurut saya setiap tokoh memiliki sifat yang unik dan tidak terduga. Mulai dari yang gampang kerasukan, ceroboh bahkan sangat, tanpa emosi, dan yang lainnya.

Tapi, seperti yang singgung sebelumnya. Di anime ini lebih fokus ke Rio dan Rina. Nanti bahkan ada kilas balik mengenai kisah mereka di masa lalu. Pokoknya ini semua tentang keluarga Rio.

Musik

Lagu Pembuka: Sekai to Issho ni Mawarou yo! 「世界と一緒にまわろうよ!」
Lagu Penutup: Miracle☆Chance 「みらくる☆ちゃんす」 oleh ULTRA-PRISM

Untuk lagu pembukanya banyak yang menyanyikan (banyak versiya), paling utama dinyanyikan oleh Love Roulettes. Lalu dibeberapa episode ada yang dinyanyikan oleh Marina Inoue, Chiaki Takahashi, dan juga Ayana Takatetsu. Dan lagu ini lumayan enak untuk didengar. Tapi saya lebih suka lagu penutupnya sih. Entah kenapa lebih enak saja, huehehe.

Terlepas dari itu, efek suara yang diberikan tidak begitu buruk untuk anime semacam ini. Suara para aktor pun bisa dibilang bagus dan konsisten dengan karakter yang dimainkannya. Latar suara yang diberikan mengikuti alur yang  ada, mulai dari adegan sedih, senang, dan lainnya. Meski saya tidak akan bilang sangat bagus, yang jelas tidak buruk.

Kenikmatan Menonton

Awal episode memang tidak terlalu kelihatan sebenarnya ini cerita apa? Saya bahkan sempat bosan. Tapi mulai episode empat ke atas saya mulai dibuat penasaran dengan cerita mengenai kehidupan Rio. Yap, ini bisa menjadi nilai tambah. Hanya saja, seperti yang sebutkan di bagian cerita. Akhir ceritanya benar-benar membuat saya penasaran!

Tapi saya tekankan, jangan terlalu berharap dengan adegan aksi dan grafisnya. Toh, sudah tergantikan dengan layanan kipas yang diberikan. Nikmati saja.


 

Penilaian

Cerita: 7
Grafis: 6
Karakter: 6
Musik: 8
Kenikmatan: 8
Keseluruhan: 7.0/10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: