[Ulasan] Punch Line

Sebenarnya saya enggak berniat buat ulas ini anime, soalnya ini mengudara musim semi tahun lalu. Tapi, gara-gara bagus, iya bagus. mampoz dah spoiler dulu. Jadi saya ulas, deh.

Awalnya saya iseng nonton karena bosen saat nonton Baby Steps 2, eh malah keterusan sampai tamat. Terus, mungkin ini ulasan saya paling gaje tapi tetap pada intinya.

Oh, iya, awas penuh spoiler.. Ingat!! SPOILER.

Cerita
Sebelum nonton saya pikir bakal kayak One Punch Man, banyak aksi dan semacamnya. Maksud saya, bakal bercerita pahlawan-pahlawanan, gitu. Tapi malah beda, meski ada unsur aksi dan pahlawannya. Tapi ini lebih ke menyelamatkan dunia dengan kembali ke masa lalu.

Awalnya enggak menyinggung ke menyelamatkan atau apa pun itu, karena di episode awal, yang saya tahu tujuan utama sang tokoh utama adalah mengambil tubuhnya yang dicuri, soalnya arwahnya keluar dari tubuhnya dan ada yang memakai tubuhnya itu. Aneh, ‘kan? Padahal awalnya bercerita tentang pembajakan bus, terus ada pahlawan datang dengan kekuatan supernya, eh malah jadi kayak gini.

Saya enggak akan bercerita lebih jauh lagi, pokoknya si tokoh utama melakukan perjalanan dengan kembali ke masa lalu, malah udah 6.373.153.740 kali si tokoh utama melakukan perjalanan waktu, dan berujung kegagalan.

Oh, iya, saya tekankan si tokoh utama itu LAKI-LAKI!

Grafis
Studio MAPPA, ya? Sudah bagus, sih. Susah juga jelasinnya. Jujur, karena terlalu fokus nonton jadi enggak mikirin grafis. Yang jelas sejauh ini enak dipandang, meski penggambaran karakternya seperti kartun anak kecil, tapi untuk hal lain seperti saat adegan bertempur menurut saya cukup bagus.

Karakter
Sebenarnya ini berfokus pada tiga tokoh di mana mereka terpisah dan bertemu di masa depan (masa saat ini). Tiga tokoh itu adalah Pine, Guriko, dan Chiyoko. Masing-masing memiliki tanda di lehernya.

Dan, saat bertemu kembali nama mereka berganti. Pine menjadi Yuuta Iridatsu, Chiyoko menjadi Mikatan Narugino, sedangkan Guriko adalah Ryuuto Teraoka.

Terlepas dari pembahasan mereka bertiga, yang paling disorot memang bukanlah mereka. Melainkan para penghuni kos-kosan dan mereka membantu Yuuta.

Sifat dari setiap karakter dibuat sedemikian rupa, memang unik namun menurut saya masuk hal biasa. Maksud saya, nanti akan drama yang membuat sifat keras kepala setiap karakter keluar. Mereka berpikir apa yang dipikirkan adalah benar. Padahal setiap karakter melalui perjalanan yang enggak mudah.
Ada yang dibully, ada yang ditinggal kakeknya, dan hal lainnya.

Musik
Lagu Pembuka: PUNCH LINE! oleh Shokotan ♥ Denpa Gumi 「しょこたん♥でんぱ組」
Lagu Penutup: Honey Honey Honey 「蜜蜜蜜」 oleh Ayumikurikamaki

Menurut saya lagu pembuka dibawakan dengan ceria, apalagi di episode awal, sama sekali enggak terpikir kalau ceritanya bakal membelok jadi drama. Buat lagu penutup kalau enggak salah mengilustrasikan tiga tokoh yang saya bicarakan di kategori karakter, deh.

Terlepas dari itu, saya menyukainya. Meski enggak bikin kecanduan, tapi keren dan lumayanlah.

Kenikmatan Menonton
Entah saya yang terlalu berlebihan menilai anime ini atau bagaimana, tapi memang saya menikmatinya, sih. Meski ending-nya agak kurang nyaman bagi saya. Tapi, saya cukup dibuat penasaran setiap akhir episode-nya.

Mungkin bisa saya rekomendasikan buat kamu yang suka nonton Steins;Gate untuk menonton anime Punch Line.


Penilaian
Cerita: 9
Grafis: 7
Karakter: 8
Musik: 7
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 8.2/10


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: