[Ulasan] Prison School

Baru post lagi gara-gara asyik main The iDOLM@STER Cinderella Girls Starlight Stage buat dapatin dua Ranko SR, tapi malah cuma dapat satu.

Ok, lanjut ke pembahasan utama. Kali ini saya akan mengulas memberi spoiler mengenai anime Prison School yang katanya anime paling bagus di musim panas.

Cerita
Konsep cerita saya akui begitu unik, di mana ada penjara di dalam lingkungan sekolah, dengan dibalut genre ecchi, anime ini berhasil menghipnotis para penontonnya untuk terus melihat. Bahkan episode satu dari Drama Prison School Live Action yang telah tayang tidak jauh berbeda mesumnya dengan yang ada di anime.

Hanya saja, entah cuma saya yang terlalu lebay atau mungkin ada yang sependapat, mesumnya keterlaluan, sampai menjerumus ke NTR, terutama karakter Hana Midorikawa yang disuarakan Mbak Kana Hanazawa. Ah, sial, dia memerankan karakter nakal. Saya enggak terlalu memedulikan Meiko Shiraki yang paling banyak memiliki adegan dewasa ketimbang Hana. Cuma saat giliran Hana, adegan dewasanya lebih ekstrim dibanding Meiko.

Ah, benar, saya benci adegan Kiyoshi dan Hana, terutama saat berciuman. Kasihan Chiyo yang menunggu Kiyoshi di luar penjara. Yah, mau bagaimana lagi, mungkin memang saya yang terlalu lebay menanggapinya.

Lupakan hal itu, cerita prison school ini ada sisi bagusnya juga, terutama lima tokoh laki-lakinya. Benar, mereka semua dipenjara dan tanpa sadar, persahabatan mereka diuji didalamnya.

Grafis
Untuk grafis, jujur saya tidak begitu suka, tapi karen bumbu dewasa yang ada didalamnya, grafis seperti ini malah cocok banget dengan animenya.
Kalau enggak salah studio J.C. Staff ‘kan? Kadang ada adegan di mana wajah para tokoh benar-benar dibuat jelek, dan disitulah nilah tambahnya. Komedinya jadi bisa tersampaikan.

Karakter
Aduh, malah bagian karakter. Intinya mah bagian Kiyoshi dan Hana bikin saya emosi.

Oh, iya, Kiyoshi Fujino itu tokoh utama yang paling utama dalam cerita prison school ini, selain dia, empat orang lain pun memiliki keunikan tersendiri, misal Andre yang masokis, Takehito si otaku, Jouji si penyuka semut yang tubuhnya lemah (suka batuk darah), dan Shingo yang mukanya mirip preman. Masing-masing dari mereka memiliki ego tersendiri yang membuat semuanya hampir memusnahkan persahabatan mereka. Tapi, justru disitulah nilai tambahnya.

Selain itu, ada juga Meiko, si kacamata Wakil OSIS Belakang, Hana si fotografer dan ahli karate, dan Mari Kurihara si Ketua OSIS Belakang. Ada juga Kurihara si kepala sekolah yang adalah ayah dari Mari.

Yang menariknya, kepseknya malah suka mengoleksi gambar bokong. Selain itu, Ada juga Kate Takenomiya yang muncul diakhir cerita sebagai Ketua OSIS Depan, atau bisa dibilang OSIS Resmi.

Oh, iya, mengenai Meiko Shiraki yang selalu mendedikasikan dirinya pada Mari, mungkin ada yang tidak tahu, tapi saat SMP ternyata Meiko sering dibuli oleh Kate, dan Mari lah yang menolong Meiko, makanya Meiko selalu mengikuti perintah Mari. Mungkin sama seperti kisah manajer dan si cewek katana di Working!

Musik
Lagu Pembuka: Ai no Prison 「愛のプリズン」 oleh Kangoku Danshi 「監獄男子」 (Hiroshi Kamiya, Katsuyuki Konishi, Kenichi Suzumura, Daisuke Namikawa, Kazuyuki Okitsu)

Lagu Penutup: Tsumibukaki Oretachi no Sanka 「罪深き 俺たちの賛歌」 oleh Kangoku Danshi 「監獄男子」

Lagunya lumayan enak untuk didengar, terutama lagu pembukanya. Dan, untuk efek suara, wow, sudah seperti anime yang penuh aksi saja, bikin mencekam. Cocok dengan adegan yang disuguhkan di dalamnya.

Kenikmatan Menonton
Sialnya, setiap episode bikin penasaran. Dan adegan dewasanya benar-benar menghinoptis saya untuk terus menonton. Selain itu cuma minus di NTR saja, sih. Tinggal nonton dramanya saja yang besok minggu episode duanya bakal tayang bagian adegan Hana yang pipis dibawah pohon.

Oh, iya, untuk musim kedua belum ada penjelasan akan tayang atau tidaknya, yang jelas di komik cerita masih berlanjut, makanya saya saya tahu kenapa Meiko bisa nurut sama Mari. Soalnya ada di komik. Yah, itung-itung bonus spoiler dari saya.


Penilaian
Cerita: 6
Grafis: 8
Karakter: 7
Musik: 8
Kenikmatan: 8
Keseluruhan: 7.4/10


2 gagasan untuk “[Ulasan] Prison School

  • 4 Januari 2016 pukul 13:53
    Permalink

    wktu prtama kali saya liat karakter bernama Kiyoshi Fujino, jujur aja saya langsung jatuh hati ma tu cowo (ya gara2 tampangnya yg cute & ganteng sih heheheh) tp bgitu nonton ep. 1 nya, saya langsung patah hati bgitu tau kelakuannya mesum abisss XD

    Balas
    • 22 Januari 2016 pukul 05:51
      Permalink

      Sama, apalagi terlibat ntr. Kan kampret. щ(゚д゚щ)ゴラー!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: