[Ulasan] Persona 4 The Golden Animation

Persona GA ribiw

Sebenarnya sudah lama saya ingin mengulasnya, tapi rasa malas menghantuiku. Oh, iya … saya sendiri penggemar Persona 4, meski tidak bermain game-nya, tapi saya nonton season pertama dan sampai selesai, waktu itu saya benar-benar menunggu adanya season kedua dari Persona 4. Tapi, ternyata mengecewakan. Cerita ini berpusat pada karakter baru bernama Marie dan hanya menampilkan adegan tempur di akhir-akhir episode.

Cerita ini bercerita tentang Marie sang karakter baru yang kehilangan ingatannya, dan disetiap episode-nya Yuu Narumaki dan temannya membantu Marie untuk mengingat-ingat siapa sebenarnya Marie dan berasal dari mana? Saya tidak akan menyediakan spoiler untuk kali ini, karena terlalu malas dan saya pun dipaksakan saat menontonnya, jadi percuma saya beritahu jalan cerita, nanti malah banyak yang enggak mau nonton.

 

Cerita
Cerita begitu cepat dan hanya pengulangan season pertama hanya dari sudut pandang karakter baru dan cerita baru, maksudnya, saat season pertama banyak adegan masuk TV, kalau disini banyak diluar TV-nya. Misal pergi ke pantai, makan, pokoknya jadi genre Slice of Life.

Oh, iya. Di episode akhir ada pertempurannya. Ah, ujung-ujungnya saya kasih spoiler juga. Yang jelas, si Marie nanti ingat kalau dia berasal dari mana dan siapa dia sebenarnya. Ternyata Marie adalah salah satu penjahat dalam dunia TV, dia berubah menjadi monster, tubuhnya adalah inangnya dan dia datang kedunia nyata untuk memata-matai manusia.

Grafis
Untuk grafis masih sama seperti season pertama, terkadang ada adegan dimana penggambaran yang diulang-ulang yang saya pikir sang staff merasa malas membuat kartun ini.
Tapi, untuk adegan pertempuran saya sedikit menyukainya.

Karakter
Hei!! Apa ini!! Tidak ada pengenalan karakter baru, tiba-tiba saja sudah berada di Velvet-Room dan Yuu sudah mengenal Marie.
Tapi, saya menyukai karakter baru bernama Marie ini. Dia sangat tsundere, dan lucu.

Musik
Lagu “Next Chance to Move On” yang dibawakan Shihoko Hirata untuk lagu pembuka membuat saya mengingat lagu pembuka season pertama berjudul “key plus words” yang masih dibawakan oleh orang yang sama hanya saja duet dengan Yumi Kawamura. Kenapa? Lagunya enak. Ah, saya rasa kartun ini menang di lagu.
Efek saat adegan tempur juga sudah bagus, hanya saja untuk pengisi suara dari para karakter sedikit mengecewakan.

Kenikmatan Menonton
Saya tidak menikmati, saya menikmati hanya di episode 8 hingga akhir.


 

Penilaian
Cerita: 4
Grafis: 6
Karakter: 7
Musik: 8
Kenikmatan: 3
Keseluruhan: 5,6/10


Marie [Kusimi Marika] by Ashelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: