[Ulasan] No Game No Life

Kuuhaku
Kuuhaku

Tadinya mau langsung mengulas anime musim sekarang, tapi nanti dulu dah. Saya ulas ini dulu, karena layar lebarnya dengar-dengar mau tayang di Indonesia. Jadi saya tonton ulang. Benar, dulu saya sudah menonton No Game No Life, tapi asli saya lupa dan enggak tahu anime apa. Satu hal yang saya ingat, tokoh utamanya enggak bisa kalah.

Seperti apa sih? Langsung saja.

 

Cerita

Ceritanya jelas tentang gim. Hanya saja memiliki konsep yang sedikit berbeda, yaitu sang tokoh utama tidak pernah kalah dalam bermain gim. Apa pun gimnya, apa pun jenis gimnya, dia tidak pernah kalah.

Di episode awal menceritakan tentang kakak adik yang bernama Sora dan adiknya Shiro. Mereka memiliki julukan Kuuhaku, yang artinya tidak diketahui. Karena setiap bermain gim, mereka selalu menang, padahal lawannya memakai progam ilegal atau yang biasa kita kenal dengan sebutan cheat, tapi Sora dan Shiro tidak menggunakan program tersebut. Mereka bahkan mengendalikan empat karakter yang masing-masing memegang dua karakter. Dan tidak tahu siapa sebenarnya mereka, karena itu disebut Kuuhaku.

Setelah itu mereka mendapat SMS, yang isinya kalau tidak salah ingat, “Apakah kalian merasa salah dilahirkan di dunia ini?” kemudian mereka mendapat tantangan untuk bermain catur. Yap, sudah jelas mereka menang. Kemudian mereka pun menjawab, “Ya, mungkin kami memang salah dilahirkan di dunia ini.” Seketika Sora dan Shiro langsung dikirim ke dunia lain.

Nah, mulai dari sini petualangan Sora dan Shiro dimulai. Di dunia lain ini memiliki sistem dan aturan yang unik. Di antaranya :

  1. Perang, pertumpahan darah, perampokan dilarang di dunia ini.
  2. Semua perselisihan harus diselesaikan melalui permainan.
  3. Dalam permainan yang dibuat, taruhan harus bernilai sama dari kedua belah pihak.
  4. Terlepas dari aturan nomor 3, konten dalam permainan yang dipertaruhkan tidak penting.
  5. Pihak yang ditantang berhak memilih jenis permainan.
  6. Setelah “bersumpah”, aturan harus dipatuhi tanpa terkecuali.
  7. Semua masalah konflik yang berkelompok, akan diselesaikan melalui perwakilan.
  8. Bila ketahuan curang dalam permainan, maka akan langsung dinyatakan kalah.
  9. Aturan diatas adalah mutlak dan diberlakukan atas nama Tuhan.
  10. Semuanya harus akur dalam bermain.

Ke sepuluh aturan di atas adalah mutlak. Dan dengan bersumpah mengucap kalimat “Aschente”, maka semua peraturan berlaku dan tidak dapat diubah kembali.

 

Awalnya Sora dan Shiro tidak memiliki tujuan karena memang tidak tahu harus apa ketika tiba di dunia lain. Kemudian Sora berpikir untuk mendapatkan tempat tinggal. Mereka pun melalukan taruhan untuk pertama kali dengan seorang wanita. Dan hasilnya? Tentu saja menang.

Nah, setelah itu dia melihat seorang gadis bernama Stephanie Dola yang sedang melakukan permainan dengan orang lain, dia adalah cucu dari seorang raja yang dikenal dengan sebutan raja bodoh. Alasannya karena setiap melakukan taruhan, sang raja selalu kalah. Benar, “selalu”. Yang artinya sang raja sudah pernah kalah tapi tetap melakukan taruhan lagi dan lagi yang membuat beberapa wilayahnya hilang direbut ras lain.

Omong-omong, permainan yang dilakukan Dola semata-mata untuk mencari raja baru. Ini permintaan sang raja sebelumnya dengan mencari calon raja melalui permainan. Dola sendiri tidak terima bila ada orang lain yang tiba-tiba menjadi raja. Karena itu dia ikut andil agar gelar raja tidak jatuh ke tangan yang salah.

Terlepas dari itu, di dalam dunia ini memiliki enam belas ras, yang di mana ras terendah atau paling bawah adalah Imanity. Sora dan Shiro sendiri menyebutnya umat manusia. Paling rendah karena tidak memiliki kekuatan atau sihir seperti ras lain. Sora dan Shiro sendiri termasuk bagian dari ras Imanity. Nah, agar tidak terjadi permusuhan antar ras, maka dibuatlah kesepuluh aturan yang saya sebutkan di atas.

Singkatnya, anime ini memiliki cerita di mana Sora dan Shiro yang merupakan Imanity ingin mengalahkan ras lain agar derajat Imanity bisa naik.

Grafis

Jarang saya melihat grafis yang menurut saya mencolok seperti ini, studio Madhouse melakukannya dengan baik. Terakhir saya nonton anime garapan Madhouse dengan grafis yang lumayan bagus mungkin Mahouka Koukou no Rettousei.

Penggambaran yang unik dengan warna yang mencolok menjadi ciri khas utama dalam anime ini. Meski begitu, tetap enak dipandang. Karakter-karakter di dalamnya pun dibuat dengan penggambaran yang cukup bagus. Terutama karakter-karakter perempuan yang berada di dalam anime ini.

Oh, saya lupa di episode sebelas grafisnya ada 3D-nya. Ini ketika permainan melawan ras lain, dan ada permainan yang isinya ada karakter-karakter yang digambar dengan tampilan 3D. Sebenarnya sih enggak begitu penting, saya hanya ingin memberitahu kalau sampai dibuat tampilan 3D bahkan dibuat lagu pembuka khusus untuk episode 11.

Karakter

Ada tiga tokoh yang selau disorot, yaitu Sora, Shiro, dan Stephanie Dola. Sora dan Shiro sendiri merupakan hikikomori dalam dunia sebelumnya, tapi mereka memiliki pemikiran yang sangat cerdas. Inilah yang membuat mereka tidak terkalahkan dari siapapun.

Terlepas dari itu, saya sendiri lebih suka dengan Dola, bukan karena sifatnya. Tapi karena perannya yang membuat ceritanya jadi sedikit ada selingan menarik. Dola ini suka dijaili oleh Sora dan Shiro karena kebodohannya. Tapi justru karena inilah ceritanya mengalir dan menjadi tidak bosan. Terkadang memberikan adegan lucu, layanan kipas, bahkan beberapa kisah memilukan yang dimiliki Dola.

Seperti yang saya katakan, Dola ini memiliki sifat yang bodoh. Dia selalu melakukan permainan tanpa dipikir terlebih dahulu. Asalkan menurut dia bisa menang, ya pasti dia lakukan.

Musik

Lagu Pembuka:
a) This game oleh Konomi Suzuki (2-8, 10)
b) Onegai☆Snyaiper 「おねがい☆すにゃいばー」 oleh Izuna Hatsuse (Miyuki Sawashiro) (ep 11)
Lagu Penutup: Oracion 「オラシオン」 oleh Shiro (Ai Kayano) (eps 2-11)

Lagu pembukanya ada dua, yang utama menurut saya enak didengar dan memang cocok untuk mengawali anime dengan semangat. Yang kedua sendiri hanya selingan untuk episode 11. Sebelumnya saya bilang soal karakter 3D dibagian grafis yang bahkan dijadikan lagu pembuka. Benar, ini sebenarnya lagu pembuka dalam salah satu permainan virtual yang akan dimainkan oleh Sora dan Shiro. Yang menyanyikannya sendiri adalah Ai Kayano, yang mengisi suarakan karakter Shiro.

Lagu penutupnya sendiri memiliki ilustrasi yang unik, di sini menceritakan Sora dan Shiro. Lagunya yang selow dengan sedikit hentakan sendiri enak di dengar. Saya bahkan tidak pernah melewatkannya.

 

Kenikmatan Menonton

Saya sendiri awalnya enggak begitu yakin saat menonton ulang anime ini. Pasalnya dulu nonton memang tidak ada daya tariknya. Mungkin karena saya lupa, kali ya? Tapi pas ditonton, ternyata membuat saya ketagihan. Saya bahkan enggak sabar menunggu layar lebarnya.

Hanya saja, cerita yang menggantung membuat kita harus meneruskan untuk membaca novel ringannya. Saya sendiri ada rencana ingin membaca karena sangat penasaran bagaimana nasib Sora dan Shiro melawan ras lain.

Selain itu, meskipun tokoh utama tidak terkalahkan, tapi kita akan disuguhkan bagaimana Sora dan Shiro terlihat kesulitan menghadapi lawannya. Inilah yang membuat saya jadi tidak bosan menontonnya. Kita sebagai penonton akan dibuat berpikir bagaimana cara Sora dan Shiro mengalahkan lawannya yang bahkan berbuat curang agar dapat menang.

Buat kalian yang suka anime dengan masuk ke dunia lain, apalagi soal game, mungkin ini sangat cocok untuk kalian. Ada layanan kipasnya pula.


Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 7
Musik: 8
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.2/10

3 Comments

  • Menurut saya Story nya lebih menarik jika tokoh utamanya kalah sekali sekali gitu XD, ga juga harus selalu menang xD. Inikan juga dimulai dari pro, beda seperti Accel World dimana karakternya dari lemah menjadi kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: