[Ulasan] Nanatsu no Taizai

Nanatsu

Jujur saja, saya tidak begitu menyukai kartun dengan tema kerajaan. Tapi, tetap saja nonton. Bagi saya, kalau sudah masuk “Watching List” harus diteruskan ke “Complete List”, tapi kalau ceritanya benar-benar membosankan, ya terpaksa dimasukin ke “Drop List”.

 

Baiklah, cukup curcol-nya. Kali ini saya akan mengulas “Nanatsu no Taizai”, atau bisa disebut “7 Dosa Mematikan”.

 

AWAS SPOILER!!
Ceritanya tentang seorang gadis dari kerajaan bernama Elizabeth Liones yang mencari “7 Dosa Mematikan” dengan alasan untuk mengembalikan lagi perdamaian dikerajaan, namun semua usahanya terhenti saat bertemu dengan lelaki pemilik sebuah bar kecil, yang tidak lain adalah Meliodas, salah satu anggota dari “7 Dosa Mematikan”. Bahkan dia sendiri adalah sang Ketua.

Dan Elizabeth sendiri terkejut, bisa bertemu salah satu dari “7 Dosa Mematikan” dengan cepat. Dan setelah itu, mereka memutuskan untuk mencari anggota lainnya, karena memang Meliodas sendiri juga sedang mencari anggotanya, yang tidak lain adalah “7 Dosa Mematikan”.

Omong-omong, para anggota “7 Dosa Mematikan” adalah Meliodas si “Amarah”, Diane si “Iri”, Ban si “Serakah”, King si “Malas”, Gowther si “Nafsu”, Merlin si “Rakus” , dan Escanor si “Kebanggaan”.

 

Cerita
Ceritanya sendiri cukup menarik, petualangan mencari para “7 Dosa Mematikan”. Tidak berat dan mudah dipahami. Namun sedikit nakal.

 

Grafis
Untuk grafis saya sendiri “suka”, tidak lebih ataupun kurang, hanya sebatas “suka”. Adegan pertarungannya juga menurut saya masih belum ada yang “WOW”, mungkin ini akibat karakter yang dibuat terlalu sempurna.

 

[22:04] Berikan saya pendapat Anda tentang “Art” Nanatsu no Taizai.
[22:05] apik koh
[22:05] detail tp ora detail
[22:05] kek dragon ball @@
[22:05] art e pada bae karo mangane, mirip DBZ
[22:06] lol
[22:06] Penulis e pada bae si karo DB
[22:06] apa iya?
[22:06] JELAS
[22:07] author and illustrator

Begitulah kata mereka. Dan saya baru tahu kalau penulis dan ilustrasi adalah orang yang sama dengan penulis “Dragon Ball”. Karena memang nulis post ini agak sedikit dipaksakan, jadi malas untuk mencari referensi.

 

Karakter
Baiklah, kali ini saya mencoba untuk tidak membongkar sifat setiap karakter. Tapi bagi yang ingin tahu “siapa-dan-siapa” bisa dibaca bagian tag “AWAS SPOILER”.

Biasanya, kalau dikartm itu ada karakter yang dibuat “Bodoh namun  seiring mengudaranya episode maka akan menjadi keren”. Tapi tidak dengan kartun ini, sang penulis membuatnya dengan “keukeuh”, apa sih bahasa Indonesianya? Pokoknya itu.

 [22:22] bahasa indonesia ne “keukeuh” sih apa ya? @@
[22:22] .t keukeuh
[22:22] [t] [from id] keukeuh
[22:22] apaan kae
[22:22] artine apa
[22:22] ngotot
[22:23] Mantap?
[22:23] kokoh
[22:23] teguh/pendirian

 

Musik
Untuk efek suara entah kenapa mengingatkan saya akan kartun Fullmetal Alchemist, soalnya diepisode tertentu banyak efek “listrik/petir”.

Saya suka lagu pembuka yang dibawa Ikimono-gakari dengan judul “Netsujou no Spectrum”, begitu pula dengan lagu penutup berjudul “7-seven-” oleh FLOW x GRANRODEO.
Bagaimana ya jelasinnya, pokoknya “OP ED BES”.

 

Kenikmatan Menonton
Jujur, saya tidak terlalu menikmatinya. Soalnya nonton maraton tapi setelah episode 2, saya malah beralih nonton Kiseijuu: Sei no Kakuritsu dari episode satu hingga tujuh, baru kembali nonton Nanatsu no Taizai.

 

 


Penilaian

Cerita: 7
Grafis: 7
Karakter: 7
Musik: 9
Kenikmatan: 7
Keseluruhan: 7.4/10


 

Dan buat kamu yang ingin berbincang-bincang atau membantu saya mengulas, yuk mampir ke #kunime@irc.rizon.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *