[Ulasan] Masamune-kun no Revenge

Adagaki Aki

Ceritanya saya lagi nonton Heavy Object, tapi ceritanya makin membosankan. Setop dulu di eps 15, terus nonton Rakudai, eh berhenti lagi di episode 6. Akhirnya saya nonton drama Korea di TV, karena cuma tayang satu episode dan bikin penasaran, akhirnya saya cari secara daring episode selanjutnya. Dan malah ketagihan, sampai titik di mana saya mulai bosan dengan drama korea tersebut. Balik lagi nonton anime, tapi dengan judul yang berbeda, yaitu “Pembalasan Masamune”.

Ini merupakan anime ke-8 yang saya tonton di musim dingin 2017, dan anime ke-3 yang ulas di kunime. Huehehe. Padahal sudah nonton banyak, tapi baru diulas tiga, termasuk Masamune.
Seperti apa sih ceritanya? Langsung saja ke pembahasan.

Cerita

Anime yang diadaptasi dari manga berjudul sama oleh Hazuki Takeoka ini mendapat respons bagus. Hazuki ini sudah memiliki banyak manga yang diterbitkannya, tapi kalau tidak salah, baru Masamune ini yang berhasil mendapat adaptasi anime. Jadi saya enggak bisa membayangkan apakah bagus ceritanya? Mau tak mau, saya jadi harus nonton. Lagian sinopsisnya juga menarik, kok.
Jadi ceritanya tentang Masamune Makabe. Masamune ini dulunya gendut, dan sering dijuluki “Kaki Bagong” (sengaja saya lokalkan dengan istilah lain). Terus Masamune nembak Aki Adagaki, tapi ditolak mentah-mentah. Sejak itu Masamune bertekad untuk menjadi cowok ganteng buat balas dendam ke Aki. Balas dendamnya biar Aki jatuh cinta ke Masamune, terus pas Aki bilang suka, Masamune langsung tolak mentah-mentah seperti yang dilakukan Aki dulu. Rencananya sih begitu. Apakah berjalan mulus? Saya rasa kalian sudah bisa menebaknya.
Tapi, konsep dan eksekusinya sangat bagus. Meski ini masuk kategori “harem”. Tapi entah kenapa saya tetap suka, karena memang tidak terlalu ekstrem. Maksud saya tidak terlalu berlebihan seperti Kuzu no Honkai, porsi layanan kipas yang pas, sifat sang tokoh utama yang bisa dikatakan masuk kategori cerdas, dan romansa yang tidak terbagi ke cewek lain seperti Fuuka.
Seharusnya sih begitu. Benar, tadinya saya pikir begitu. Tapi di episode 5 muncul karakter baru bernama Neko Fujinomiya. Dia ini mengaku sudah kenal dengan Masamune sejak lama dan memang sangat ingin bertemu dengannya. Dia ini saingannya Aki. Orangnya memang cantik, tapi setiap gerak-geriknya bikin saya kesal. Belum lagi orangnya misterius. Enggak tahu latar belakangnya seperti apa. Satu hal yang pasti, Neko tahu kalau Masamune dulunya gendut. Itu saja.

Ini baru saya tonton sampai episode 6. Mungkin nanti akan saya bahas lagi kalau sudah tamat, soalnya saya masih penasaran dengan jati diri Neko Fujinomiya. Oh iya, perlu diketahui, mulai episode 7 dan seterusnya saya dapat kabar kalau ceritanya sangat cepat dari manganya. Mungkin memang lebih baik baca manganya kalau ingin lebih rinci.

Grafis

Studio yang bertanggung jawab adalah Silver Link. Menurut saya grafisnya sudah bagus, mengingat Silver Link sudah mengambil banyak anime yang memiliki grafis bagus seperti Non Non Biyori, Girl Friend Beta, Kokoro Connect, dan lainnya. Kalau kamu tahu anime tersebut, pasti tahu bagaimana grafisnya, ‘kan? Desain karakter dibuat dengan daya tarik sendiri, dan itu menjadi nilai tambah.

Karakter

Setiap karakter dalam Masamune memiliki sifat uniknya masing-masing. Mulai dari Masamune Makabe sendiri yang lebih, atau malah kelewat percaya diri dibanding dirinya di masa lalu. Dia ini mengaku dirinya ganteng dan memiliki proyek balas dendam bernama “Dead or Love”, di mana dia melakukan sesuatu untuk membuat Aki jatuh cinta padanya, setelah jatuh cinta, Masamune langsung menolaknya mentah-mentah.
Lalu Aki Adagaki, karakter Kuudere ini kalau dilihat sangat polos. Meski dikenal sadis di sekolahnya, tapi dia orangnya tidak terlalu bisa bergaul. Bahkan sangat percaya dengan kata-kata Yoshino Koiwai walau aneh sekalipun. Contohnya pas adegan kencan, Yoshino menyuruh Aki memakai gaun yang malah lebih seperti Cosplay. Aki pun percaya kalau baju itu adalah hal normal untuk kencan.

Lanjut Yoshino Koiwai yang baru saya singgun sebelumnya, dia ini pelayan setianya Aki. Tapi, dia selalu mengetahui seluk beluk orang lain. Termasuk Masamune yang dulunya gendut. Hanya saja, ada satu karakter yang Yoshino tidak bisa gali kedoknya, yaitu Neko Fujinomiya. Yoshino bahkan mengaku kalau pertahanan Neko tidak bisa ditembus.

Terakhir Neko Fujinomiya. Dia sangat misterius, saya pun tidak tahu apa hubungannya dengan Masamune di masa lalu. Tapi ada satu hal yang membuat saya curiga. Neko ini suka minum obat. Bilangnya sih vitamin dan obat sehat lainnya. Tapi malah terlihat seperti dia memiliki penyakit tertentu yang disembunyikan. Ini asumsi saya yang tidak membaca manga lo, ya. Saya harap kalian yang sudah membaca manga jangan memberitahu hal penting ini dulu. Toh, nanti juga saya tahu sendiri. Huehehehe.

Musik

Lagu Pembuka: Wagamama MIRROR HEART 「ワガママ MIRROR HEART」 oleh Ayaka Ohashi

Lagu Penutup: Elemental World oleh ChouCho

Saya enggak terlalu memerhatikan kategori ini, saking serunya nonton. Huehehe. Yang jelas sih saya lebih suka lagu penutup yang dibawakan ChouCho. Saya jadi ingat lagunya dulu yang berjudul DreamRiser yang menjadi original soundtrack Girls und Panzer. Eh, enggak ada kaitannya, ya? Haha.

Kenikmatan Menonton

Saya nonton maraton dari episode 1 sampai 6 dan berhasil membuat saya penasaran disetiap episodenya.
Mungkin saya akan baca manganya, sambil nunggu animenya tamat. Huehehe

Anime cocok buat kamu-kamu yang suka genre komedi-romantis.


Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 8
Musik: 7
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.2/10

6 Comments

  1. Emang bener…di anime nya terutama ep 7 + ceritanya di cepetin…pertama saya mikir nih anime paling nggak dpt 22 ep kayak Kimi uso..atau seenggaknya 20 kayak nisekoi (S1)…klo sampai ep 25 gk mungkin…di manganya sendiri ada Missing story…ketika Masamune lagi liburan sekolah ke Paris…di sini story yang bakal jadi pijakan cerita selanjuynya justru gk diceritain…dan akhirnya hanya kecewa Ama SILVER LINK. …kenikmatannya bener-bener berkurang…yah itu menurut ane sih

    • well, jujur saya belum lanjut nonton lagi. Baca manganya aja putus-putus. Belum ada waktu buat lanjut.

      Tapi ada temen yg bilang hal sama kayak situ. Cerita pentingnya malah gk ada di anime. Sepertinya memang baca manga ny adalah hal wajib kalo pengin tau cerita “benar”-nya, ya.

  2. Buat yang pingin nonton anime nya, aku saranin jangan, mending baca manganya aja.. jujur saya sendiri kecewa sama animenya, apalagi 3 episode terakhir… Semoga ada season 2 nya

    • oke, thanks info nya.
      Yah, saya akui banyak mengeluh. Teman saya pun kecewa dengan ending ny, tapi jujur saya masih stuck di eps 7.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *