[Ulasan] Konohana Kitan

Konohana Kitan
Konohana Kitan

 

Konohana Kitan atau yang bila dilokalkan artinya “Cerita Aneh dari Bunga Ini”. Yah, saya akui cerita Konohana Kitan memang sedikit aneh. Memangnya seperti apa sih? Langsung saja cek pembahasannya di bawah.

Cerita

Konohana Kitan ini memiliki genre keseharian dan fantasi. Seperti yang terlihat di gambar atas, memang para karakternya bukanlah manusia, melainkan para rubah yang bekerja di sebuah penginapan bernama Konohanatei. Di anime ini kita akan difokuskan pada Yuzu, seorang rubah cilik yang mulai bekerja di Konohanatei. Melihat alur ini awalnya saya kira akan seperti Hanasaku Iroha, tapi saya lupa kalau Konohana Kitan ini lebih ke keseharian, berbeda dengan Hanasaku Iroha yang pada dasarnya memang anime drama. Persamaannya hanya sang tokoh utama yang bekerja di sebuah penginapan.

Penginapan Konohanatei ini terletak disebuah kota yang banyak jenis makhluk, mulai dari rubah, tikus, kucing, bahkan hantu dan boneka yang bisa berbicara pun ada. Oh, iya, semuanya tentu saja dalam bentuk seperti manusia ya, cuma dengan tambahan kuping sesuai dengan jenis makhluknya. Konohanatei sendiri merupakan tempat menginap terkenal di kota itu, dan sering menjadi tempat peristirahatan para pengembara, termasuk diantaranya manusia.

Namanya keseharian, jadi setiap episode memiliki cerita berbeda dan acak. Meski begitu, setiap episode akan memberikan hal baru yang unik. Tapi, di sini lebih difokuskan pada cerita dari setiap karakter. Malah bisa saya katakan kalau genre dari anime ini hampir berubah ke drama. Soalnya tiap karakter memiliki cerita pahitnya sendiri.

Grafis

Dipegang oleh studio Lerche dengan arahan Hideki Okamoto, dengan dibantu Takao Yoshioka sebagai komposisi seri dan Keiko Kurosawa yang mendesain karakter. Penggambaran yang diberikan sangat bagus karena para karakter ini dibuat dengan sangat imut. Hanya saja animasinya tidak terlalu memperlihatkan usaha sang animator, terlihat pada episode lima yang lebih banyak slide gambar ketimbang animasi karakter bergerak. Tapi untuk keseluruhan saya akui enak untuk dilihat.

Karakter

Seperti yang terlihat digambar atas, ada delapan karakter dari kiri Ookami (Pemilik Konohanatei), Satsuki, Kiri, Yuzu, Natsume, Ren, dan yang kecil Okiku. Mereka adalah para pegawai di Konohanatei. Saya tidak akan menjelaskan satu per satu setiap karakternya dengan rinci karena akan membeberkan spoiler berat. Yang jelas setiap pegawai memiliki hubungan unik sendiri.

Seperti Yuzu yang baru masuk langsung satu kamar sama Satsuki yang pada dasarnya Satsuki ini orangnya sok kuat, sok tegar, tapi dia ini kalau malu imut banget. Dia bekerja di Konohanatei karena perintah dari keluarganya. Sedangkan Natsume atau biasa dipanggil Nacchan ini terlihat seperti laki-laki. Bahkan ada tamu Konohanatei yang menganggap awalnya Natsume adalah laki-laki. SIfatnya ini enggak bisa baca situasi, asal ceplas-ceplos, tapi sok keren kalau sama Ren. Nah, Ren sendiri satu kamar sama Natsume, dia ini suka sama Natsume karena suatu kejadian di masa lalu. Sebagai informasi, namanya satu kamar, Ren ini sudah tahu kalau Natsume perempuan. Jangan salah paham, ya.

Terus Kiri adalah kepala pegawai di Konohanatei, dia seperti kakak dari Sakura, soalnya kalau dilihat Sakura memang seperti anak kecil. Mulai dari kelakuan dan sifatnya yang suka main-main. Tidak seperti Kiri yang sangat dewasa. Makanya saya bilang sudah seperti kakaknya. Terakhir ada Okiku, dia adalah boneka tradisional Jepang yang awalnya akan dilakukan pembersihan di Konohanatei, tapi malah tahu-tahu dia jadi terbiasa di Konohanatei dan jadi pegawai magang di sana. Oh, ada satu yang membuat saya penasaran, di satu episode si Bu Pemilik bilang kalau Okiku ini masih berbahaya untuk keluar dari penginapan. Saya sendiri agak bingung kenapa, mungkin akan saya jelaskan di lain waktu.

Oh iya, ada yang membuat saya tertarik soal pengisi suara, yaitu Yuuki Oono, sang pemeran Yuzu dan Risa Kubota sang pemeran Ren. Mereka adalah pendatang baru tapi suaranya benar-benar imut. Yuuki Oono sendiri sebelumnya pernah mengisi suarakan karakter Jun Gotou di Tenshi no 3P! Dan di sana pun disuarakan dengan sangat imut. Saya jadi menantikan perannya lagi dikarakter lain.

Musik

Lagu Pembuka: Kokoro ni Tsubomi 「ココロニツボミ」 oleh eufonius
Lagu Penutup: Haru Urara, Kimi to Sakihokoru 「春ウララ、君ト咲キ誇ル」 oleh Konohana-tei Nakai no Kai

Sebenarnya judul lagu untuk lagu penutup ada tiga, tapi saya hanya menuliskan satu. Dari episode 1- 3, 4  – 6, dan sekarang terbaru 7 dan 8. Mungkin di episode 10 akan ganti lagi. Saya sendiri masih belum tahu.

Lagu penutup diatas adalah judul lagu untuk penutup episode 1 – 3. Saya sendiri lebih suka yang kedua untuk episode 4 – 6. Sayang saya enggak bisa baca kanji, cuma tahu kalau yang nyanyi adalah Risa Kubota selaku pengisi suara Ren dan Ayaka Suwa selaku pengisi suara Natsume.

Selain itu, untuk efek suara bagi saya sudah lebih dari cukup. Cocok dengan anime keseharian. Suara imut dari para pemeran karakter juga sudah memberikan nilai tambah. Jadi saya sendiri enak-enak saja mendengarnya.

Kenikmatan Menonton

Awalnya lumayan bikin penasaran, masuk episode empat eh mulai sedikit drama dari kisah salah satu karakter yaitu Yuzu, yang berlanjut nanti di episode enamnya bercerita tentang masa lalu Yuzu. Nah gara-gara ini saya jadi sangat tertarik untuk mengikuti anime ini.

Kalau kamu suka anime Slice of Life atau keseharian untuk sekadar membuang-buang waktu, anime ini cocok banget buat ditonton. Selain disuguhkan imutnya para karakter, kamu juga akan diperlihatkan cerita yang menarik setiap episode-nya. Bahkan seperti yang saya bilang sebelumnya, akan ada sedikit bumbu drama yang ringan.


Penilaian

Cerita: 8
Grafis: 7
Karakter: 8
Musik: 7
Kenikmatan: 8
Keseluruhan: 7.6/10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: