[Ulasan] Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo!

konosuba

Tadinya mau ulas wixoss musim kedua, tapi saya pikir enggak afdol kalau tiba-tiba mengulas tanpa tahu ceritanya kayak apa. Soalnya ulasan musim pertama saya memang minim spoiler, jadi agak bagaimana kalau saya utarakan di musim keduanya.
Nah, karena itu kemungkinan akan saya pos mengenai cerita wixoss yang penuh dengan spoiler, baru setelah itu saya ulas musim keduanya.

Untuk saat ini saya ulas Konosuba dulu, mengingat saat ini musim keduanya sudah mengudara hingga episode ketiga. Lumayan seru, lo. Yuk, simak!

Cerita

Konsep cerita saya akui sudah sangat mainstream dan biasa kita temui di beberapa anime lainnya. Yaitu tentang seseorang yang masuk ke dunia pararel untuk menjalani kehidupan baru layaknya dalam gim, sebut saja RPG. Seperti biasa, Kazuma Satou sang tokoh utama memulainya dari nol dan tidak memiliki pengetahuan sama sekali mengenai dunia baru tersebut. Satu hal yang ia bawa dari kehidupan nyatanya hanyalah ingatan bermain gim RPG. Jadi kalau ketemu monster atau beberapa tempat asing, kadang si Kazumi ingat dan tahu cara mengatasinya. Bagaimanapun juga, di dunia nyata ini si Kazuma adalah seorang hikikomori dan otaku. (saya anggap kalian sudah mengerti artinya)

Lalu bagaimana cara Kazuma masuk ke dalam dunia pararel tersebut? Nah, ini yang menarik. Ceritanya Kazuma bangun pagi buta buat ke kota cuma buat beli gim edisi terbatas. Pas pulang, di tengah jalan dia menyelamatkan seorang gadis yang mau ketabrak traktor. Iya traktor! Eh, si Kazuma malah meninggal, pas di alam baka dia bertemu Dewi Aqua dan diberi kesempatan untuk hidup kembali ke dunia yang berbeda.

Tentu saja, Kazuma diberi keringanan. Yaitu dia boleh membawa satu barang apa pun seperti pedang, atau senjata lain yang sangat hebat. Namun, tidak disangka Kazuma malah memilih untuk membawa Dewi Aqua sendiri. Dewi Aqua yang tidak percaya akhirnya terseret bersama Kazuma ke dunia pararel. Asal kalian tahu, Dewi Aqua tidak mengetahui kalau manusia bisa membawa dirinya. Terus bagaimana biar Dewi Aqua bisa kembali ke khayangan? Syaratnya, mereka harus mengalahkan Raja Iblis.

Dan akhirnya, kehidupan baru mereka sebagai petualang pun di mulai.

Sama seperti Hai to Gensou no Grimgar yang ceritanya tidak terlalu fokus pada aksi, melainkan lebih ke dramanya. Kalau di konosuba justru lebih fokus ke kesehariannya. Bukan drama, melainkan komedinya. Meski memang tujuan utama adalah mengalahkan Raja Iblis, tapi di musim pertama saya tidak melihat adanya perkembangan yang signifikan. Memang sih, ada beberapa episode di mana mereka bertemu dengan pasukan Raja Iblis, yaitu Dullahan. Tahu, ‘kan? Itu, lo, manusia yang kepalanya terpisah. Biasanya di pegang. Tapi hanya sampai situ saja, tanda-tanda keberadaan Raja Iblis pun tidak ada. Mungkin akan muncul di musim keduanya.

Oh iya, meski fokus ke keseharian, tapi alurnya cepat. Malah suka di skip, tahu-tahu Kazuma sudah punya skill baru. Wah, kayaknya bakal asyik kalau baca novel ringannya, nih. Biar lebih rinci dan jelas.

Grafis

Enggak panjang-lebar, untuk grafis sendiri jujur agak kurang, tapi beberapa adegan seperti ledakan dan efek-efek lainnya saya akui cukup bagus.

Karakter

Ini nih hal menarik lainnya dari Konosuba. Masing-masing karakter memiliki peran kocaknya sendiri untuk membuat penontonnya tertawa. Ada si Dewi Aqua yang selalu saja menganggap dirinya Dewi hebat, padahal tidak bisa apa-apa. Ada juga Megumin, dia seorang penyihir yang hebat melakukan sihir ledakan. Tapi, kekuatannya cuma sihir ledakan. Selain itu dia tidak bisa apa-apa. Malahan, kalau sudah melakukan sihir ledakan, dia langsung lemas kehabisan stamina, mau enggak mau si Kazuma harus menggendongnya ke rumah. Satu lagi, Lalatina atau biasa disebut Darkness. Dia ini masokis akut. Diserang musuh malah bahagia. Luar biasa.

Oh iya, yang meninggal dan masuk ke dunia pararel bukan hanya Kazuma. Ada karakter lain yang masuk ke dunia pararel karena meninggal dunia, sebut saja namanya Kyouya Mitsurugi. Hanya saja dia tidak terlalu banyak disorot. Hanya di beberapa episode saja.

Musik

Lagu Pembuka: fantastic dreamer oleh Machico
Lagu Penutup: Chiisana Boukensha 「ちいさな冒険者」 oleh Aqua (Sora Amamiya), Megumin (Rie Takahashi), Darkness (Ai Kayano)

Saya lebih suka lagu penutupnya, memperlihatkan kehidupan biasa yang menyenangkan. Efek suara pun bisa dikatakan biasa, namun sangat cocok dengan komedinya yang membuat adegannya berasa hidup.

Kenikmatan Menonton

Kalau kalian suka anime yang bergenre gim, masuk dunia gim, dunia lain, RPG, pokoknya sejenisnya. Saya sarankan tonton ini. Saya yakin enggak akan menyesal. Selain itu, layanan kipasnya juga lumayan, lo.


Penilaian
Cerita: 9
Grafis: 7
Karakter: 9
Musik: 8
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 8.6/10

2 Comments

    • Bagus, kok. Meski art-nya gk terlalu meyakinkan. Tapi ceritanya keren dan bisa bikin ngakak. wwwww

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *