[Ulasan] Hanebado!

Hanebado!
Hanebado!

Ulasan kedua kali ini jatuh pada anime olahraga berjudul Hanebado!. Animenya sendiri tayang Juli lalu dan terhitung sejak malam tadi sudah mengudara 8 episode, tapi seperti biasa, saya hanya mengulas hingga episode 6 saja.

Cerita

Hanebado atau Permainan Badminton Ayano Hanesaki ini merupakan adaptasi dari manga berjudul sama karya Hamada Kousuke. Seperti arti dari sebuah judulnya, anime ini memang berkisah seputar Ayano Hanesaki, di mana dia adalah seorang pemain Badminton hebat. 

Namun suatu hari sifatnya berubah di mana dia tidak menyukai badminton lagi dengan alasan tertentu. Nah, dari sini petualangan Ayano di dunia badminton yang baru pun dimulai. 

Ceritanya sendiri memiliki alur maju dengan beberapa tambahan kilas balik untuk melengkapi misteri disetiap episode-nya. Anime ini memang bergenre olahraga, tapi saya bisa memastikan kalau ceritanya lebih ke drama karakter.

Meski memang dipusatkan pada Ayano Hanesaki, tapi tokoh lain pun mendapat bagian kisahnya sendiri yang membuat penontonnya mulai merasakan kehidupan setiap tokoh karakter. Hal ini menjadi nilai tambah karena membuat penonton jadi sulit menilai dan menebak apa yang dipikirkan setiap tokoh. 

Jeleknya, meski bergenre olahraga, tetapi jangan terlalu berharap kalau anime ini akan menayangkan bagaimana perjuangan setiap tokoh untuk memenangkan pertandingan. Yap, memang semuanya ingin memenangkan dan menjadi juara namun lebih ke drama. Proses menang dan pertandingannya tidak diperlihatkan secara utuh.

Grafis

Meskipun lebih ke drama, tapi saat adegan pertandingan anime ini memperlihatkan grafis yang memukau. Paduan 3D dan gerakan 2D saat memukul kok digambar dengan sangat baik. Malah sekilas 3D-nya tidak begitu terlihat. 

Studio yang bertanggung jawab adalah Liden Films 「ライデンフィルム」 dan diarahkan oleh Shinpei Ezaki, di mana beliau pernah juga mengerjakan Monster Strike The Movie: Hajimari no Basho e (Satu Studio juga yaitu Liden Films). Inilah kenapa sudut kamera dan adegan-adegan yang diambil begitu bagus dan ngena, terutama dramanya.

Karakter

Sebelumnya saya sempat menyinggung soal para tokoh karakter yang memiliki kisahnya sendiri. Yap, itu memang benar, tapi tidak menyeluruh ya, setidaknya hanya tokoh-tokoh yang sering disorot dan bisa menjadi dukungan agar ceritanya lebih hidup untuk membantu melengkapi misteri yang ada.

Bicara soal misteri, sebenarnya misterinya hanya seputar Ayano Hanesaki saja. Karena dari awal masalah dia ini masih belum terselesaikan. Sebatas informasi saja dan mungkin akan sedikit spoiler. Ayano ini waktu SMP benar-benar berlatih keras untuk bisa menjadi pemain badminton hebat dan bisa meraih juara di SMP, tapi itu semua dilakukan demi bisa bertemu dengan ibunya. Dia berpikir kalau ibunya meninggalkan dirinya karena dia lemah, dan bila menjadi kuat mungkin ibunya akan kembali lagi.

Masalahnya, apa yang Ayano lakukan itu tidak membuahkan hasil. Ibunya tidak datang kembali dan menganggap kalau bermain badminton itu tidak ada gunanya. Namun di episode 6 saat menit-menit akhir sebelum bubar ternyata ibunya datang dan mencari lapangan di mana Ayano bermain.

Nah, ini yang menjadi misteri. Untuk alasan apa ibunya datang? Padahal ibunya sendiri sudah pergi meninggalkan Ayano dan melatih orang lain di negara asing yang jauh. Kangen? Menurut saya bukan itu alasannya. Mungkin di episode selanjutnya akan dijawab dan akan saya bahas dilain waktu.

Musik

Lagu Pembuka: Futari no Hane 「ふたりの羽根」 oleh YURiKA
Lagu Penutup: High Stepper 「ハイステッパー」 oleh Yuiko Ohara

Untuk pembukanya sendiri dibawakan dengan nada semangat sesuai dengan genrenya, yaitu olahraga. Apalagi yang bawa adalah YURiKA, MV-nya sendiri sudah keluar, lo. Keren! 

Penutupnya juga dibawakan dengan sedikit semangat namun memiliki aura lembut, apalagi didukung dengan ilustrasi-ilustrasi yang menurut saya menyentuh hati. Drama dan perjuangan para karakter ketika bertanding jadi tersampaikan di sini.

Untuk efek suaranya saya sendiri suka, adegan pertandingannya sendiri tidak main-main dan dibuat dengan sangat bagus. Apalagi sebelumnya saya bilang grafisnya juga bagus meskipun ini lebih ke genre drama. 

Kenikmatan Menonton

Sejauh ini saya enak-enak saja ketika menonton. Soalnya masih penasaran sama kedatangan ibunya dan pengin menggali masa lalu Ayano seperti apa hingga membuatnya bersikap seperti sekarang ini.

Buat yang suka drama olahraga menurut saya ini cocok untuk ditonton. Tapi kalau yang benar-benar cari anime bergenre olahraga, mungkin sebaiknya dipikirkan kembali, soalnya anime ini lebih ke drama.


Penilaian

Cerita: 8
Grafis: 9
Karakter: 7
Musik: 8
Kenikmatan: 8
Keseluruhan: 8/10

irzie

Pengulas anime di Kunime yang hampir setengah tahun tidak mengulas. Sekarang kembali dengan penampilan baru namun tetap memakai gaya lama. Twitter: @irzie_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.