[Ulasan] Gantz:O

Masaru Katou
Masaru Katou

Saya sendiri baru liat film Gantz:O yang versi 3D. Dan setelah saya selidiki ternyata ini adaptasi dari live action pada tahun 2011 dengan judul Gantz, lalu film kedua Another Gantz dan yang ketiga Gantz: Perfect Answer. Sebenarnya live action-nya juga merupakan adaptasi dari manga dengan judul yang sama.

Nah, kali ini saya hanya mengulas versi 3D saja, seperti apa filmnya?

Cerita

Gantz:O memiliki cerita seorang lelaki bernama Masaru Katou yang memiliki mencari nafkah untuk adik laki-lakinya karena kedua orang tuanya telah tiada. Tapi, suatu hari di stasiun kereta saat hendak pulang, Masaru melihat tindak kejahatan yang menyebabkan jatuhnya seorang korban. Sang pelaku sendiri masih di sekitar TKP, Masaru yang ada di sana langsung mendapat hadiah dari pelaku yang membuatnya meninggal.

Nah, ceritanya tidak berhenti sampai di situ, justru di sinilah awal mulanya. Masaru ternyata hidup kembali dalam sebuah ruangan, dalam ruangan tersebut ada beberapa player, kenapa saya sebut player? Karena di sini Masaru akan memulai sebuah game. Game-nya sendiri adalah untuk menghabisi monster yang datang ke kota-kota di Jepang, seperti Kyoto, Osaka, Tokyo, dan lain sebagainya. Nah, monster ini nyata keluar di Jepang. Lalu para player ini adalah orang-orang yang sebelumnya pernah meninggal dunia dan secara tidak langsung bertugas untuk menghabisi para monster yang datang.

Keuntungannya apa? Setiap monster memiliki poin tersendiri, di mana poin yang di dapat nantinya bisa untuk membeli senjata untuk permainan selanjutnya. Tidak hanya itu, poinnya juga bisa digunakan untuk membeli nyawa teman, atau nyawa sendiri yang artinya player tersebut bisa hidup kembali ke dunia.

Bagaimana? Seru, ‘kan? Pastinya, saya saja ketagihan nontonnya sampai ingin menonton live action-nya.

Grafis

Film ini menggunakan grafis 3D, yang tak disangka luar biasa epik. Saya tercengang melihatnya. Monster yang diperlihatkan juga sangat bagus. Benar-benar tak disangka grafisnya bakal sebagus ini. Biasanya kalau 3D anime paling bagus ya Ajin, itu dalam arti full 3D, ya. Soalnya ada banyak studio yang mengusung grafis 3D dalam menggarap anime, lo. Salah satunya Ufotable, meski karakter masih 2D, tapi efek 3D seperti bangunan atau lainnya itu terlihat menakjubkan.

Oke, lupakan soal studio lain. Yang jelas Gantz:O ini memiliki grafis yang luar biasa bagus. Efek-efek lain yang menyangkut adegan aksi juga diperlihatkan dengan sangat baik.

Karakter

Karakter di sini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Masaru Katou. Seperti yang saya bilang, dia adalah seorang kakak yang mencari nafkah untuk adik laki-lakinya. Dia ini memiliki sifat keras kepala, dalam arti dia enggak tahan kalau lihat orang kesusahan. Sampai orang lain saja meragukan dengan sifat yang “sok” penolong tersebut, padahal Masaru ini sangat memegang teguh prinsipnya.

Namanya tokoh utama, pasti ada saja jalan sukses yang dilaluinya, tapi dalam sebuah film itu yang paling ditunggu ada proses menuju sukses tersebut. Nah, yang sedang saya bicarakan ini adalah proses Masaru ketika hidup menjadi player dalam dunia Gantz. Dia ini masuk tanpa memiliki rencana yang matang sama sekali, apa yang dilihatnya pun sangat asing, sampai dia sendiri bingung harus berbuat apa. Yang ada dipikirannya hanyalah menolong sesama. Tapi yah, keseluruhan tentang dirinya saya pikir bagus dan patut ditiru.

Selain Masaru Katou, ada juga Reika Shimohira, sebelum meninggal dia adalah seorang artis yang muncul dalam salah satu iklan di Jepang. Dan siapa sangka dia disuarakan oleh Mbak Hayamin. Wahahaha! Ada juga seorang bapak-bapak bernama Yoshikazu Suzuki, menurut saya dia paling lemah. Soalnya bapak-bapak pasti pikirannya sudah ke mana-mana, enggak kayak anak remaja yang suka coba-coba, meski tahu kalau apa yang dilakukannya berbahaya.

Musik

Lagu Penutup: Ningen Video 「人間ビデオ」 oleh The Dresscodes 「ドレスコーズ」

Asli, saya tidak terlalu memperhatikan lagu penutup ketika diakhir film yang biasanya diliputi kredit para pembuat. Saya terlalu fokus pada cerita yang diberikan. Kalau dibilang efek suara, menurut saya bagus apalagi kalau nontonnya di speaker besar atau sebut saja nonton di bioskop, pasti enggak akan menyesal.

Kenikmatan Menonton

Buat kamu yang suka film dunia lain atau biasanya disebut “isekai”, film ini bisa jadi tontonan bagus buat kamu. Saya yakin grafis 3D yang seperti ini tidak akan membuatmu menyesal buat nonton. Soalnya memang bagus, kok. Karena saya sendiri belum nonton film live action lainnya, mungkin saya bisa bilang kalau nonton versi 3D-nya terlebih dahulu bukanlah masalah, mengingat adaptasi 3D ini diambil dari film pertamanya.


Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 10
Karakter: 8
Musik: 7
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.6/10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: