[Ulasan] Bungou Stray Dogs 2nd Season

Ulasan Bungou Stray Dogs musim pertamanya ada di sini. Pada ulasan pertama dulu saya sempat menyinggung tentang perempuan yang ada di dalam sel pada episode 4. Nah, itu di jawab oleh komentar Nonny Nelsa bahwa perempuan yang dimaksud adalah Kyouka Izumi.

Selain itu, saya juga menyinggung soal perkembangan karakter Atsushi. Nanti akan saya bahas di tag cerita.

Cerita
Awal cerita sedikit berbeda, yaitu dengan disuguhkan kilas balik dari Dazai. Bahkan sampai 4 episode. Di sini menceritakan bagaimana kehidupan Dazai dulu saat masih menjadi anggota Port Mafia. Selama 4 episode itu tokoh utama memang Dazai, tapi lebih difokuskan ke Sakunosuke Oda. Dia adalah teman dekat Dazai. Dan di kilas  balik ini kita akan mengetahui kenapa dan bagaimana Dazai masuk menjadi anggota Detektif Bersenjata.

Di episode 5 mulai kembali ke benang merah. Di awali dengan masalah Kyouka, lalu dilanjut dengan konflik antar tiga organisasi yaitu Detektif Bersenjata, Port Mafia, dan Guild. Untuk masalah Kyouka sendiri saya tidak akan banyak bercerita, yang jelas maksudnya soal kinerja Kyouka yang berkontribusi dalam Detektif Bersenjata. Sedangkan konflik di sini memang pertarungan antara tiga organisasi itu.

Fokus cerita ada pada Guild yang mencari sebuah buku dengan tujuan tertentu. Detektif bersenjata dan Port Mafia yang masih dalam perselisihan pun, mau tidak mau harus menghentikan aksi Guild karena suatu alasan yang tidak bisa mereka biarkan.

Terlepas dari itu, soal perkembangan Atsushi di sini ada yang menarik. Kekuatan Atsushi mulai meningkat dan bisa berinteraksi dengan Harimau, yang membuatnya jadi memiliki kekuatan luar biasa. Sedikit saya bocorkan kebenaran mengenai detektif bersenjata. Yukichi Fukuzawa, ketua detektif bersenjata ini memiliki kemampuan “Menyamaratakan Sesama”, yang artinya dia bisa mengendalikan pengeluaran kemampuan orang lain (hanya anggota detektif saja) sesuai kemauannya. Dalam hal ini, alasan Atsushi bisa mengendalikan kekuatannya adalah karena Yukichi ini. Jadi memang tidak ada adegan di mana dia harus berlatih atau merenung kenapa enggak kuat-kuat kayak anime lain. Di sini memang tidak fokus pada kemampuan atau semacamnya. Itu saja.

Oh iya, kemarin ada yang tanya soal Teni Muhou. Yang diucapkan Ryuurou Hirotsu pas lagi ngobrol dengan Dazai di akhir cerita. Itu memang mengacu pada seseorang namun bukan nama orang. Jadi apa sih Teni Muhou itu? Teni Muhou adalah nama kemampuan Sakunosuke Oda. Ditulis dengan kanji (天衣無縫) dengan romaji Ten’imuhou. Yang kalau saya artikan adalah Kesempurnaan. Kemampuannya dapat melihat lima sampai enam detik ke masa depan. Jadi ucapan Hirotsu itu mengacu ke Oda yang adalah teman dekat, sebut saja sahabat Dazai. Bukan nama orang.

Tambahan, Stray Dogs itu artinya Anjing Liar. Sedangkan Bungou sendiri saya masih kurang paham, namun saat saya cari rata-rata maknanya negatif. Sebut saja lemah mental.

Grafis
Kelihatannya Stuido Bones sedikit peduli soal grafis dari anime Bungou Stray Dogs ini. Entah kenapa dibanding musim pertamanya, yang kedua ini ada sedikit peningkatan. Terbukti dari adegan bertarung di episode 21 yang cukup lama. Ilustrasi lagu pembuka pun dibuat dua. Di episode 1 – 4, dan episode 5 – selesai.

Karakter
Ada beberapa karakter baru yang muncul, termasuk dalam 4 episode awal. Namun yang saya bahas di sini episode 5 ke atas. Di antaranya:

Kouyou Ozaki, dia adalah anggota Port Mafia yang memiliki kekuatan sama seperti Kyouka, yaitu Demon Salju. Dia dipanggil “mbak” oleh Dazai, namun saya masih kurang paham, maksud mbak ini saudara atau memang panggilan dalam Port Mafia. Soalnya setelah saya telusur, profil dari Kouyou ini memiliki family yaitu Dazai. Oh, ada satu hal yang membuat saya tertarik, pas baca-baca ternyata Kouyou benci yang namanya harapan dan cinta. Edan!

Margaret Mitchell, dia adalah anggota Guild yang kemunculannya tidaklah lama. Kemampuannya kurang jelas apa, tapi di episode 6 dia mengatakan bisa mengubah manusia menjadi mumi. Dan dibeberapa adegan, dia dapat melapukkan pakaian musuh. Di profil wiki sendiri kemampuannya adalah mengendalikan iklim.

Nathaniel Hawthorne, dia bertugas bareng Margaret. Kemampuannya adalah Aksara Duka, yaitu dapat mengendalikan darah yang sepintas mirip seperti kemampuan Rashoumon milik Akutagawa.

John Steinbeck, anggota Guild yang memiliki kemampuan dapat menumbuhkan tanaman anggur dari tubuhnya. Dengan kemampuannya itu, dia bisa mencari seseorang dari jarak jauh dengan merasakan tanaman di sekitarnya. Jadi dia ini spesialis tanaman. Kemunculannya di episode 19 saat bertugas untuk mencari seseorang.

Howard Phillips Lovecraft, dipanggil Lovecraft dan memiliki kemampuan transformasi. Jadi dia bisa mengubah dirinya menjadi monster yang diselimuti tentakel. Hanya saja Dazai menyebutnya bukan kemampuan, pasalnya Dazai tidak bisa menetralkan kemampuan milik Lovecraft.

Yumeno Kyusaku, biasa disebut Q dalam Port Mafia. Dia memiliki kemampuan santet. Lebih tepatnya dapat mengendalikan pikiran manusia dengan syarat korban harus menyakiti dirinya. Setelah itu, boneka yang selalu dibawanya akan dirobek agar kemampuannya dapat aktif. Di episode 19, Q ini paling ditakuti oleh anggota Port Mafia dan bahkan Dazai sendiri. Karena dianggap sebagai kemampuan yang menjijikan.

Louisa May Alcott, dia adalah ahli strategi dalam Guild. Memiliki kepribadian pemalu dan tidak banyak yang tahu soal dirinya. Kemampuannya dapat memprediksi masa depan dengan menulis sebuah cerita yang dijadikan novel. Hanya saja dia menulisnya cuma bisa di ruangan tertutup.

Edgar Allan Poe, dia ini bisa dibilang saingannya Ranpo. Kemampuannya dapat mengisap orang lain ke dalam novel buatannya. Agar bisa keluar, korbannya harus memecahkan sebuah misteri dalam cerita novel.

Francis Scott Key Fitzgerald, dia adalah pemimpin Guild yang memiliki kemampuan Fitzgerald Agung, Kemampuannya dapat mengubah jumlah uang menjadi kekuatan fisik. Semakin banyak uang yang dibuang maka semakin kuat.

dan beberapa karakter lain yang tidak bisa saya sebutkan semuanya. Selain itu, mungkin ada yang belum tahu soal tokoh yang muncul di menit-menit terakhir. Yaitu Fyodor Dostoyevsky, kemampuannya masih belum jelas apa, karena memang kemunculannya hanya sebentar. Mungkin munculnya Fyodor menjadi kode akan ada musim selanjutnya. Apalagi di penghujung cerita ada kalimat “See You”.

Musik
Lagu Pembuka: Reason Living oleh SCREEN mode (eps 2, 3, 5-12)
Lagu Penutup:
1: Reason Living oleh SCREEN mode (eps 1)
2: Kaze ga Fuku Machi 「風が吹く街」 oleh Luck Life (eps 2-11)
3: Namae wo Yobu yo 「名前を呼ぶよ」 oleh Luck Life (eps 12)

Lagu pembuka kali ini diambil alih oleh SCREEN mode, sedangkan lagu penutup masih sama seperti musim pertamanya, yaitu Luck Life. Efek suara dan semacamnya masih sama seperti yang saya sebut pada ulasan Bungou Stray Dogs musim pertama. Intinya mah cocok.

Kenikmatan Menonton
Jujur, saya lebih menikmati musim kedua ini daripada yang pertama.Bagi yang sudah nonton musim pertama, berarti harus nonton yang kedua. Bagus, kok. Apalagi yang suka aksi. Enggak akan menyesal kalau sudah nonton yang kedua ini.

Dan, seperti yang saya singgung sebelumnya, kemungkinan akan ada musim ketiganya. Yah, semoga saja.


Penilaian
Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 7
Musik: 7
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.0/10


7 gagasan untuk “[Ulasan] Bungou Stray Dogs 2nd Season

  • 25 Desember 2016 pukul 06:59
    Permalink

    mantab jiwa hahaha nice xD

    Balas
  • 4 April 2017 pukul 16:51
    Permalink

    makasih infonya wkwk. apalagi ttg yang teni muhou hehe

    Balas
    • 4 April 2017 pukul 23:17
      Permalink

      Sama-sama. Thanks juga udah mampir. :D

  • 24 Juni 2017 pukul 18:15
    Permalink

    Bungou itu master sastra

    Balas
    • 24 Juni 2017 pukul 21:48
      Permalink

      Oke sip, thanks informasinya.

  • 4 November 2017 pukul 00:50
    Permalink

    Kalau boleh tau 文豪 / Bungō itu artinya Penulis fiksi yak, dari judul lengkapnya 文豪ストレイドッグス

    Balas
    • 4 November 2017 pukul 01:08
      Permalink

      Secara harfiah benar dan memang itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: