[Ulasan] Barakamon

barakamon ribiw

Anime ini memiliki cerita yang tidak biasa, awalnya saya ragu melihat sinopsisnya. Tapi karena banyak teman yang merekomendasikan anime ini, akhirnya saya nonton juga. Meski baru nonton hingga episode 9, tapi saya sudah tertarik dan ingin terus menontonnya. Ceritanya juga sudah bisa ketangkep.

Kalau dilihat dari sinopsis, anime ini bercerita tentang pemuda bernama Handa Seishuu yang seorang kaligrafi hebat. Namun entah alasan apa dia memukul seorang kaligrafer terkenal dan karena kejadian itu, Ayahnya mengirimnya ke tempat pulau kecil jauh dari Tokyo. Di pulau itu terdapat sebuah desa yang berisi bermacam-macam orang unik. Mulai dari anak kecil yang suka masuk rumah tanpa lewat pintu depan, orang tua yang mengendarai traktor dan lainnya.

Kalau dilihat sinopsisnya memang cukup menarik, dan benar saja. Episode pertama sudah membuat saya begitu tertarik.

 

AWAS SPOILER!!

Jadi, anime ini bercerita tentang pemuda bernama Handa Seishuu yang di asingkan oleh Ayahnya sendiri ke sebuah desa di pulau kecil dengan alasan telah memukul seorang kaligrafer terkenal. Sesampainya di desa dia bertemu berbagai macam orang yang unik atau bisa dibilang “aneh”. Bahkan di rumah yang akan dia tinggali dia menemukan 2 gadis yang baru keluar dari rumah itu dan ternyata rumahnya telah menjadi markas 2 gadis, Tamako Arai dan Miwa Yamamura. Tidak hanya itu, setelah menempati rumah barunya, ada saja pengganggu lain seperti Naru Kotoishi, Daisuke, Yutaka, Hina Kubota, mereka adalah anak kecil yang suka bermain.

Namun, tidak diduga ternyata seisi desa tersebut memiliki tetangga-tetangga yang baik. Bahkan saat pindahan pertamanya banyak orang berdatangan untuk membantu membereskan rumha yang akan ditinggali Handa. Dan hampir semua orang di desa menyebut Handa dengan sebutan Sensei.

Setelah Handa tinggal di desa, dia menemukan banyak inspirasi dalam menulis sebuah karya kaligrafi. Dan tentu saja itu semua dibantu oleh para penduduk desa secara tidak langsung. Oh, ada pula keluarga Kido yang selalu memberikan makanan setiap hari kepada Handa. Anaknya, Hiroshi Kido kesal karena Ibunya selalu memasakkan makanan untuk pendatang baru. Dan Hiroshi bertekad untuk membicarakan pada Handa agar tidak selalu meminta Ibunya memasakkan makanan untuknya. Namun tidak disangka ternyata Handa tidak bisa memasak, saat merajang sayuran pun jarinya penuh darah akibat luka tergores pisau, dan Hiroshi paham kenapa dia selalu menerima makanan dari Ibunya, selain itu Hiroshi merasa bahwa Handa Seishuu memang bukan orang biasa dan memiliki aura yang baik. Hiroshi bahkan sempat termotivasi karena tekad Handa.

 

Cerita
Setelah melihat spoiler di atas bagi kamu yang membaca bagaimana? Yah, ada gambaran mengenai cerita, ‘kan? Dan menarik bukan? Perlu di ingat, anime ini memiliki banyak unsur komedi didalamnya, jadi kamu pasti tidak akan bosan menontonnya. Meski terkadang ada saja komedi yang masih harus berpikir keras agar para penonton tertawa.

Ceritanya sendiri berfokus pada kaligrafi tapi tidak meninggalkan unsur kekeluargaan dan persahabatan. Dapat dilihat dari bagaimana reaksi penduduk desa terhadap Handa Seishuu yang seorang pendatang baru tapi diperlakukan layaknya orang desa. Humornya juga tidak membosankan, paling sering humor yang selalu mengolok-olok sang tokoh utama, atau tentang perbedaan kehidupan di kota dan desa. Dan itu sangat menarik.

Grafis
Jujur saja, saya tidak terlalu fokus melihat seni dari penggambarannya. Karena terlalu terpaku menonton indahnya kehidupan pedesaan. Kalau di teliti memang grafisnya bagus, apalagi untuk karakter anak kecil bernama Hina Kubota, dia sangat lucu. Untuk latar belakang mungkin lautnya yang bagus. Karena banyak penggambaran air laut mengingat desanya sendiri dekat dengan laut.

Karakter
Untuk karakter sendiri banyak yang dibuat unik dan memiliki sifat yang berbeda. Dari anak kecil yang rese, gadis berkacamata (Tamako Arai) yang ternyata ingin menjadi komikus dan seorang fujoshi. Ada juga bapak-bapak, kakek, nenek dan lainnya yang memiliki karakter yang tidak biasa.

Pengenalan karakter juga sangat bagus, karena durasi setiap karakter pas tidak lebih dan tidak kurang. Banyak sekali kebersamaan didalamnya. Hal ini juga menyebabkan penonton sangat paham terhadap setiap karakter selain tokoh utama.

Oh, saya baru tahu kalau pengisi suara Hina Kubota (Gadis kecil favorite saya) ternyata juga seorang anak kecil berusia 9 tahun, dia Rina Endou.

Musik
Untuk lagu pembuka saya menyukainya, saya bahkan sempat melihat musik videonya yang berjudul SUPER BEAVER dibawakan oleh Rashisa (らしさ). Hmm, lagu penutup sendiri saya tidak terlalu memerhatikan. Dan untuk efek-efek suara sudah sangat baik yang ditambah suara karakter yang alami dan itu membuat suasana cerita semakin hidup.

Kenikmatan Menonton
Mungkin kamu-kamu yang menonton anime ini tidak merasa ada yang spesial dari anime ini, karena memang ini berunsur Slice of Life, tapi justru itu yang membuatnya menarik. Dalam beberapa adegan pasti akan membuat anda tersenyum sampai tertawa.

Saya bahkan harus merekomendasikan kamu untuk segera menontonnya.


Penilaian
Cerita: 10
Grafis: 8
Karakter: 9
Musik: 7
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 8.8/10


Gambar: KotNarKot – Zerochan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: