[Ulasan] BanG Dream!

Bang Dream
Bang Dream

Saya sudah mulai senggang, kok. Seriusan, sudah satu minggu ini. Tapi malas buat update post. Padahal sudah banyak anime yang ditonton. Terhitung 6 anime tamat, belum termasuk yang saya ulas ini, yaitu Bang Dream!

Anime ini merupakan anime band yang bisa dibilang mirip seperti K-ON!. Hanya saja, para seiyuu-nya juga memiliki band dengan nama yang sama, bahkan sudah beberapa kali konser sebelum animenya tayang. Nama band-nya Poppin’Party.

Sebelum ke inti ulasan, saya kasih beberapa trivia dulu, ya. Kemarin ada yang tanya apakah para seiyuu ini asli bermain band? Jawabannya iya asli, tapi bukan berarti di adaptasikan menjadi anime. Adaptasi ini diambil dari manga berjudul BanG Dream!: Star Beat. Dikatakan cerita yang diambil sama seperti dalam manganya, tapi para seiyuu merupakan orang pilihan, bukan asli bikin dalam kenyataan. Seiyuu ini dibentuk tahun 2015 lalu dibuat band Poppin’Party dan mulai mempromosikandiri sebagai girl band. #cmiiw silakan koreksi kalau ada salah.

Baiklah, langsung ke intinya saja.

Cerita

Mungkin nantinya akan banyak saya bandingkan dengan K-ON (saya anggap kamu sudah nonton anime K-ON), mengingat anime bertakjub band sudah lama tidak muncul yang bagus selain K-ON. Ada pun seperti Fuuka, dan yang sekarang sedang tayang yaitu Fukumenkei Noise. Memang kedua judul ini bertema band, tapi ceritanya lebih ke drama lain, meski memang ada unsur band di dalamnya. Ah, susah juga jelaskannya.

Nah, Bang Dream! ini benar-benar menceritakan tentang band tanpa ada konsep drama cinta lain. Asli Girl Band dah pokoknya.

Layaknya K-ON, cari ekskul yang menarik, ketemu band, tertarik, bikin band, cari anggota, anggota lengkap, debut. Perbedaannya, kalau menurut saya Band Dream! ini lebih ke dramanya. Bukan cinta-cintaan, lo. Dalam arti, lebih condong ke masalah anggota. Berbeda dengan K-ON yang setiap episode-nya kadang suka menayangan cerita acak. Malahan sudah kayak anime bergenre keseharian, padahal temanya band.

Nah, kalau Band Dream! ini enggak, benar-benar memikirkan anggota. Pendekatan anggotanya lebih ruwet. Kita akan dikenalkan lebih dalam setiap karakternya. Dari yang malu-malu, PD banget, sok, malu-maluin, dll.

Kalau boleh dibandingkan lagi mah, anime ini malah lebih ke idol seperti Love Live, atau idolm@ster ketimbang band. Soalnya lebih memerhatikan ke permasalahan anggotanya. Kenapa enggak mau gabung? Kenapa pengin ngeband? Dan lain-lain.

Kok, muter-muter ya saya jelaskannya. Semoga kalian paham.

Grafis

Studio yang bertanggung jawab adalah Xebec. Grafis yang diberikan entah kenapa terasa seperti Love Live!.

Selain itu, saya suka ketika adegan ngeband-nya, pakai 3D, tapi tetap enak dilihat. Gerakan yang mulus dan halus jadi nilai tambah di sini.

Karakter

Nah, poin penting adalam anime band seperti ini menurut saya adalah karakter. Kalau saya bandingkan lagi dengan K-ON, di K-ON karakternya lebih dapet, karena condong ke keseharian ketimbang ngeband-nya. Komedinya juga dapet.

Nah, kalau Bang Dream! ? Seperti yang saya bilang sebelumnya, Bang Dream! ini band rasa idol. Full drama dari para anggotanya. Malahan enggak ada lawaknya. Jadi emosi kita dipermainkan ketika nonton. Kadang kesal sama si ini, kadang suka sama si ini, kadang greget  sama si ini.

Karakter utamanya sendiri ada pada band Poppin’Party yang beranggotakan lima orang, diantaranya: Kasumi Toyama, Arisa Ichigaya, Saaya Yamabuki, Tae Hanazono, dan Rimi Ushigome.

Kasumi sendiri merupakan tokoh utama yang ngebet pengin bikin band. Dia ini awalnya kepincut sama gitar bintang yang ia temukan di rumahnya Arisa. Terus, dia mulailah mendekati Arisa. Bukan untuk mendapatkan gitarnya. Tapi biar bisa liat gitarnya. Sifatnya ini ambisius, terlalu PD, dan enggak tahu malu. Tapi dia ini sangat diandalkan ketika teman-temannya kesusahan.

Arisa adalah keyboardis. Dialah pemilik gitar bintang yang disukai Kasumi. Dia ini orangnya cerdas. Sampai malas buat masuk sekolah. Eng …, bukan malas, sih. Lebih ke malu kalau di tempat keramaian, makanya jarang masuk sekolah. Tapi dia ini pintar, jadi diampuni kelakuannya sama para guru. Sifatnya ini bisa dibilang tsundere. Lebih realistis terhadap sekitar, tapi kalau diajak hal aneh kadang suka kalah dan akhirnya mau ikutan.

Kemudian Saaya, dia adalah drumer. Awalnya Saaya sudah membuat band dengan teman-temannya ketika SMP. Tapi karena ada masalah yang membuatnya berhenti bermain band. Kemudian Kasumi pun mulai mencari tahu alasannya. Saaya ini orangnya suka mendem perasaan. Enggak mau cerita ke orang lain, makanya suka sulit cari solusi buat masalah yang dia hadapi.

Dan di bassis ada Rumi. Rumi ini suaranya paling imut. Dia punya kakak namanya Yuri Ushigome yang juga merupakan anggota band dari Glitter*Green. Rumi ini sifatnya sangat pemalu. Enggak berani dengan apa yang dilakukannya. Tapi, suatu saat Kasumi mengubahnya sedikit menjadi lebih berani dari sebelumnya.

Yang terakhir Tae. Awalnya saya pikir Tae ini seperti Mio. Ternyata sifatnya beda jauh. Dia ini gitaris dan merupakan pekerja paruh waktu di SPACE (studio tempat Poppin’Party ingin konser). Enggak akan saya bahas soal SPACE ini. Yang jelas Tae ini sifatnya hampir mirip Kasumi yang kekanak-kanakan, tapi dengan kadar rendah.

Kalau disuruh memilih, saya lebih milih Arisa. Dia pemikirannya lebih realistis, meski tsunderenya kadang nyebelin.

Musik

Lagu Pembuka: Tokimeki Experience! 「ときめきエクスペリエンス!」oleh Poppin’Party

Lagu Penutup:
1. Don’t be afraid oleh Glitter*Green (eps 01)
2. Kirakira Da Toka Yume Da Toka: Sing Girls 「キラキラだとか夢だとか ~Sing Girls~ 」oleh Poppin’Party (eps 02-13)

Lagunya Poppin’Party enak-enak, lo. Konsernya juga bagus, keren! Saya bingung kalau ngomongin soal suara. Soalnya lebih fokus ke lagu-lagunya. Asli enak.

Kenikmatan Menonton

Yang suka nonton anime idol, bisa coba ini. Meski anime ini memiliki nilai rendah, tapi jujur saya sendiri menikmati setiap episodenya. Drama yang disuguhkan menarik, karena memang membuat perasaan penonton jadi naik-turun. Tapi bagi yang enggak suka cerita seperti ini lebih baik urungkan niat untuk nonton, yang ada malah kesal sendiri nantinya. Mungkin ini yang bikin nilainya turun, kali, ya?


Penilaian

Cerita: 7
Grafis: 8
Karakter: 8
Musik: 9
Kenikmatan: 8
Keseluruhan: 8.0/10


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: