[Ulasan] Akagami no Shirayuki-hime

Agak ragu juga mau nonton ini, gara-gara enggak sengaja buka beranda tumblr ada yang membagikan gambar ciuman. Saya pikir enggak ada cerita cintanya, setelah melihat gambar itu ternyata ada. Maksud saya, dari sampulnya saja sudah terlihat kalau ini ber-setting zaman kerajaan, jadi pasti ada aksi bertarungnya. Kalau pun ada cerita cintanya, saya tidak terpikir sampai ke adegan begitu. Tunggu, apa hanya saya saya saja yang berpikiran seperti itu?

Yah, lupakan. Langsung ke intinya saja.

Cerita
Singkat saja, di episode satu bercerita tentang Shirayuki yang dijemput oleh pengawal kerajaan untuk menikahi Pangeran Raji Shenazard, namun Shirayuki enggan untuk menerimanya dan kabur ke kerajaan tetangga hingga bertemu Pangeran Zen Wistalia Clarines. Nah, dari sini kisah cinta dalam anime ini di mulai.

Konsep cerita agak bagaimana, gitu. Bagaimana ya bilangnya … menurut saya terlalu sederhana, hanya cerita keseharian biasa dimana sang Pangerang Zen yang diam-diam kabur dari istana untuk bermain-main, dan Shirayuki yang selalu menjadi target orang sekitar untuk dimanfaatkan karena rambut merahnya yang unik dan langka.

Terlepas dari itu, menurut saya anime cocok bagi para penggemar shoujo.

Grafis
Saya akui grafis anime ini bagus, baik penggambaran tokoh maupun latarnya.
Hanya saja seperti ada kurang sedikit sentuhan, maksud saya, cerita yang terlalu banyak “obrolannya” sehingga membuat gerakan tokoh itu-itu saja. Bisa dilihat adegan bertarung di episode 5 yang tidak terlalu disorot.

Karakter
Seperti yang saya bilang sebelumnya, Pangeran Zen yang suka berkeliaran keluar istana dan kalau lagi di dalam istana dapat banyak kerjaan, dia bakal galau. Terus biar enggak galau? Ya Shirayuki lah obatnya.

Begitu pula Shirayuki, dia tokoh yang pekerja keras, ingin menggapai sesuatu dengan jerih payahnya sendiri.

Selain dua orang yang paling sering disorot diatas, ada juga pengawal Zen, Kiki Seiran dan Mitsuhide Rouen. Tapi terlepas dari itu saya malah lebih tertarik terhadap Ryuu. Dia anak kecil yang cerdas, meski enggak banyak dapat sorotan. Mau bagaimana pun juga ini cerita tentang Pangerang Zen dan Shirayuki.

Musik
Lagu Pembuka: “Yasashii Kibou 「やさしい希望」 oleh Saori Hayami
Lagu Penutup: “Kizuna ni Nosete 「絆にのせて」 oleh eyelis

Wow, Hayamin!! Tapi entah kenapa saya malah lebih suka ke lagu penutupnya daripada pembukanya.

Sekali lagi, ini anime shoujo, jadi efek suaranya kalau diibaratkan seperti Nozaki dan kawan-kawan yang masuk ke dalam mode drama di anime Gekkan Shoujo Nozaki-kun. Semoga kalian mengerti maksud saya.

Kenikmatan Menonton
Saya penasaran apa yang menarik dari anime ini dapat kabar musim kedua segera dibuat. Yah, dari episode satu sampai enam pun banyak kejutan dengan munculnya beberapa karakter baru, jadi … patut diikuti menurut saya. Meski saya menontonnya banyak play/pause-nya sih.

Selain itu, munculnya Kakanda Zen, Izana Wistalia Clarines juga membuat cerita cinta ini makin menarik.


Penilaian
Cerita: 7
Grafis: 8
Karakter: 7
Musik: 7
Kenikmatan: 8
Keseluruhan: 7.4/10


4 Comments

    • Oh, iya, parahan monogatari series. Wkwkwkwk. Tapi aku malah suka sama monogatari, ceritanya emang bagus sih menurutku.

  1. aq fall in love pd anime ini sejak pertama nonton, serasa menonton mimpiku gitu, pangeran, istana dll :-D

    • mantap!
      Sayang saya masih belum lanjut euy ke s2. Masih macet s1 ny. (ಥ_ಥ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *