[Ulasan] Ajin

Untuk anime ini saya tonton dari episode 7, soalnya episode satu sampai 6 sudah saya tonton di versi layar lebarnya. Katanya sih enggak ada adegan tambahan, jadi enggak saya tonton. Paling di episode 7 yang sebelum Kei keluar dari laut ada adegan baru. Yang sudah nonton pasti tahu.

Oke, langsung saja.

Cerita
Ceritanya menarik, tentang manusia yang tidak bisa mati (untuk konteks tidak mati sementara belum tahu, bisa saja ada kelemahan yang membuatnya bisa mati), tapi saya sebut saja tidak bisa mati. Dan mereka disebut Ajin, kenapa tidak bisa mati, karena saat ditembak atau melakukan sesuatu yang memicu kematian, Ajin akan hidup kembali. Misal ditembak, maka lukanya akan sembuh dan hidup kembali.
Tapi ada fakta menarik, di episode berapa saya lupa, ada satu Ajin dia kakinya lumpuh (koreksi kalau salah), dan harus jalan pakai tongkat. Dia bilang pernah mencoba percobaan bunuh diri untuk mereset tubuhnya. Memang, dia hidup kembali, tapi kelumpuhannya tetap dan tidak tereset. Mungkin kalau bawaan lahir tidak bisa sembuh, ya.
Selain itu, Ajin ini juga memiliki kekuatan lain, yaitu bisa mengeluarkan IBM. Lupa singkatannya apa, yang jelas Subyek Tak Terlihat. (eh iya, ‘kan?). Jadi, macem hantu yang bisa bergerak sesuai keinginan Ajin. Tapi, di sini si tokoh utama bernama Kei Nagai, dia bisa mengeluarkannya namun si IBM ini seperti hidup atas kehendak sendiri, bukan dikendalikan.

Oh, iya, kalau di layar lebarnya, Kei itu punya kekuatan berteriak. Jadi kalau teriak dan ada orang yang mendengarnya maka orang itu akan mematung tidak bisa bergerak untuk beberapa saat.

Untuk alur cerita sendiri menurut saya lumayan mainstream sih. Maksud saya ceritanya Ajin itu digambarkan jahat oleh manusia, dan manusia selalu menjadikan Ajin buronan berbahaya. Tapi, disatu sisi Ajin itu ada yang baik ada yang jahat. Jadi Ajin punya konflik sendiri. Bukankah hampir sama kayak cerita lainnya? Dan bisa disebut mainstream? Saya ambil contoh Owari no Seraph, vampirnya ada yang jahat ada yang baik, ‘kan? Meski memang ceritanya jauh berbeda. Kalau di Seraph itu karena paksaan, mau gk mau ya memang dirinya vampir. Lo, malah bahas seraph. Ada pula kabaneri, anime yang sedang tayang musim ini. Pasti tahu kalau yang sudah nonton.

Oke, balik ke topik. Menurut saya bagus, soalnya diakhir episode bikin penasaran, kayak 13 episode ini baru perkenalan. Menurut saya sih, gitu.

Grafis
Lumayan keren, 3D sih, tapi digambar dengan cukup baik. Apalagi IBM-nya saat adegan bertarung. Wah, keren.
Bagi yang tidak suka grafis 3D mungkin agak bagaimana lihatnya, tapi lumayan, kok. Apalagi dengan balutan cerita yang menarik.
Tapi, kalau lihat satu karakter yang difokuskan, entah kenapa saya merasa jadi aneh lihatnya. Enak 2D. Haha. Tapi kalau lagi ramai, lumayan enak dipandang dan seru. Soalnya kalau 3D itu biasanya adegannya luwes, enggak di skip-skip. Semua karakter gerak, jadi enggak karakter penting aja yang gerak. Meski enggak semua 3D begitu, sih.

Karakter
Saya enggak akan membahas banyak karakter, cukup dua saja. Yaitu Kei Nagai dan Satou. Kei tokoh utamanya, dan Satou antagonisnya. Oh, iya. saya kashihan sama Kaito. Teman Kei di awal-awal episode. Cuma jadi cameo.
Oke, lanjut. Saya sempat heran sama Kei, dia seperti belajar sesuatu dengan cepat. Yah … di awal episode pun dia memang digambarkan tokoh yang cerdas. Tapi, kalau saya lihat perkembangannya hebat. Dia sudah bisa beradaptasi dengan apa yang dialaminya. Bahkan saat dia harus tinggal di luar kota pun dia bisa beradaptasi dengan cepat.

Musik
Lagu Pembuka: Yoru wa Nemureru kai? 「夜は眠れるかい?」 oleh flumpool
Lagu Penutup: HOW CLOSE YOU ARE oleh Mamoru Miyano

Keren, terutama lagu pembukanya. Soalnya saya sudah tahu dari layar lebarnya. Jadi lagu penutup, penuh pula.
Efek suaranya pun enggak kalah keren, apalagi pas adegan bertarungnya IBM. Mantep, serasa nonton film aksi.

Kenikmatan Menonton
Dibilang nikmat, saya memang menikmatiknya. Soalnya bikin penasaran. Apalagi akhir dari ceritanya. Ah, saya butuh S2 Cepat!
Cuma, grafis 3D-nya yang agak gimana gitu.
Buat yang suka aksi, anime cocok ditonton, deh.


Penilaian
Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 7
Musik: 8
Kenikmatan: 9
Keseluruhan: 8.2/10


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: