[Ulasan] Aho Girl

Yoshiko dan Akkun
Yoshiko dan Akkun

Tak terasa sudah memasuki Bulan September. Hanya tinggal beberapa episode lagi musim ini berakhir. Baiklah, kali ini saya akan mengulas Aho Girl, atau bila diterjemahkan artinya Perempuan Bego. Ini adalah anime berdurasi pendek yang diadaptasi dari komik 4 panel. karya Hiroyuki. Anime ini berhasil diadaptasikan menjadi anime karena kelucuan sang tokoh utama yang benar-benar tak terbendung. Meski sebenarnya saya kesal juga lihat si tokoh utamanya.

Cerita

Sesuai judul, cerita Aho Girl sendiri mengenai tokoh utama, yaitu Yoshiko Hanabatake yang asli super sangat amat luar biasa BEGO sekali. Benar-benar tidak tertolong. Sebenarnya tidak ada yang spesial, ceritanya pun setiap episode-nya hanya memperlihatkan keseharian Yoshiko dan teman-temannya, yaitu Yoshiko yang selalu melakukan hal aneh dan asli bego, dan Akuru Akutsu yang biasa dipanggil Akkun selalu berusaha menghentikan kebegoannya. Malahan, setiap harinya Yoshiko selalu saja menambah penderitaan hidup teman-teman disekitarnya, yang kadang teman-temannya ikut dibuat bego.

Karena ini anime komedi, biasanya setiap episode memiliki cerita berbeda, namun masih ada kaitannya dengan cerita selanjutnya. Yah, namanya juga diambil dari komik 4 panel.

Grafis

Studio yang menangani adalah Diomedea. Penggambaran yang diberikan sebenarnya biasa dan memang seperti anime pada umumnya. Penggambaran karakter ketika berpose atau saat adegan s*ksi pun benar-benar memanjakan penonton. Awas buat yang laki-laki!

Karakter

Setiap karakter mengisi perannya masing-masing. Dari Yoshiko Hanabate yang kelewat bego, yang setiap harinya selalu bikin onar, selalu menambah derita orang disekitarnya. Tidak terkecuali gurunya sendiri. Gurunya bahkan sampai bingung untuk menolong si Yoshiko ini.

Lalu Akuru Akutsu, dia ini tetangganya Yoshiko, bisa dibilang memang teman sejak kecil. Karena kelakuan Yoshiko yang benar-benar diluar kendali dan selalu saja di depan Akkun, dalam arti keonaran Yoshiko ini selalu terlihat Akkun, yang mau enggak mau Akkun harus sabar dan kadang sampai berani memukul Yoshiko biar diam.

Ada juga Sayaka Sumino, dari sekian karakter menurut saya Sayaka yang paling normal. Tapi kalau sudah kalap ya kadang dia ini benar-benar horor, apalagi kalau bicaranya pakai nada biasa atau sedih, horornya makin menguat.

Terakhir yang saya bahas adalah Fuuki Iinchou. Entah cuma nama panggilan yang memang dirinya ketua komite disiplin atau benar-benar nama asli. Dia ini jatuh cinta dengan Akkun karena ketampanannya ketika diawal episode. Berkat itu, sekarang Fuuki Iinchou menjadi rival Yoshiko dalam merebut hati Akkun. Meski Akkun ini enggak ada rasa sama mereka berdua. Apalagi Yoshiko-nya yang ceplas-ceplos, belum lagi Fuuki Iinchou-nya suka kehasut begonya Yoshiko. Tapi saya suka lihat kelakuan Fuuki Iinchou, pas malu-malunya itu, lo. Beuh …!

Terlepas dari itu, sifat karakter yang yang konsisten menjadi nilai tambah dan juga minus. Nilai tambahnya karena, ya memang konsisten. Jadi Yoshiko bego, ya bego terus. Minusnya juga sama karena memang konsisten. Saya kadang suka mengkhayal kalau Yoshiko bisa berubah. Tapi enggak tahu nanti, siapa tahu di episode-episode mendatang ada karakter, atau katakan saja Yoshiko bakal bisa sedikit berpikir.

Musik

Lagu Pembuka: Zenryoku☆Summer! 「全力☆Summer!」 oleh angela
Lagu Penutup: Odore! Kyu-kyoku Tetsugaku 「踊れ!きゅーきょく哲学」 oleh Sumire

Lagu pembukanya cukup menarik. Isinya pisang, sesuai dengan makanan kesukaan Yoshiko, yaitu pisang. Oh, iya, coba lihat Musik Video dari lagu Zenryoku Summer deh. Keren, lo. Ahahaha.
Selain itu, menurut saya efek atau latar musik tidak ada yang spesial. Biasa dan memang sudah biasa pada anime komedi pada umumnya. Dibuat dengan bagus dan klop dengan adegan-adegan yang diberikan.

Kenikmatan Menonton

Sampai di episode saya benar-benar menikmatinya. Malahan tidak sabar untuk menunggu episode selanjutnya. Sayangnya anime ini berdurasi pendek. Tapi awas, kadang kita suka dibikin kesal sama tingkahnya Yoshiko yang kelewat bego.

Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 8
Musik: 9
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 8.8/10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: