Kehidupan Ideal Kunikida di Bungou Stray Dogs: Hitori Ayumu

Doppo Kunikida
Doppo Kunikida

OVA ini rilis bersamaan dengan komik jilid 13. Sebenarnya ini sudah tayang di aniplus sejak Agustus lalu, hanya saja saya menunggu video bersihnya, tapi kelamaan jadi langsung tonton saja. hanya saja video bersihnya baru keluar beberapa hari lalu. Oh iya, ini bukan ulasan, hanya sekadar menceritakan sisi lain dari Doppo Kunikida, dan awas SPOILER!

Sebelum ke inti pembahasan, Bungou Stray Dogs sudah pernah tayang dengan memiliki dua season, dimana season satu tayang musim semi 2016, sedangkan yang kedua tayang musim gugur 2016. Yap, berselang tiga bulan setelah yang pertama tamat, yang kedua langsung mengudara. Bungou Stray Dogs ini memiliki cerita para detektif bersenjata. Bersenjata yang maksud sebenarnya kekuatan supernatural, masing-masing karakter memiliki kekuatannya masing-masin, dan sudah pernah saya jelaskan di ulasan season satu. Tapi, di episode Hitori Ayumu ini hanya menceritakan tentang Doppo Kunikida.

Kehidupan Ideal Kunikida

Jadi ceritanya kita akan diperlihatkan kehidupan ideal Kunikida. Dibilang ideal, sebenarnya lebih ke sisi lain dari seorang Kunikida. Di cerita sih, dia ini orang yang benar-benar berprinsip untuk menjadi seorang yang ideal, menjadi orang yang disiplin, terlihat dari rajinnya Kunikida menulis jadwal di buku catatannya.

Buku Catatan Kunikida
Buku Catatan Kunikida

Terlihat rapi, ya? Luar biasa memang Kunikida. Tidak hanya itu, dia ini juga memiliki prinsip, “tidak akan membiarkan siapa pun meninggal di depan matanya”. Dan apa yang dikatakan Kunikida terbukti saat beraksi melawan pengebom di stasiun bawah tanah.

Ketika itu, Kunikida berencana untuk pergi ke suatu tempat sesuai jadwal yang dia tulis dibukunya. Tapi, pas mau naik kereta dia melihat seseorang memberikan sebuah koper pada pejalan kaki. Disaat bersamaan Kunikida teringat perkataan agen di kantor kalau ada pengebom yang diam-diam memberikan bom pada pejalan kaki, lalu meledakkannya. Di situ, yang seharusnya Kunikida pergi sesuai jadwal, dia malah merelakannya dan menyelamatkan pejalan kaki.

Terlepas dari itu, episode Hitori Ayumu ini juga memperlihatkan Kunikida untuk memilih pilihan yang sulit, salah satunya seperti di kereta tadi. Dia harus menyelamatkan orang yang tidak ada di jadwal atau tetap di kereta pergi ke suatu tempat sesuai jadwal, tapi pada akhirnya? Dia menyelamatkan orang lain dengan dasar prinsip yang saya sebutkan sebelumnya. Dan satunya ketika Kunikida harus memilih antara mematikan pemicu bom atau menyelamatkan satu orang gadis.

Jadi begini, di rel ada deretan bom siap ledak. Bom itu memiliki sensor getar yang dimana ketika kereta lewat, maka bom tersebut akan meledak. Untuk mematikan sensor getar, bisa dilakukan dengan mengakses laptop pelaku. Tapi, disaat bersamaan, kalau sensor getar dimatikan, maka sensor tersebut akan pindah ke bom yang ditempelkan pada Aya Kouda, seorang gadis pejalan kaki yang dijadikan sandera oleh pelaku. Yang intinya, ketika kereta lewat, maka bom yang meledak adalah bom yang berada pada tubuh Aya. Ini menjadi pilihan sulit Kunikida, karena harus memilih menyelamatkan banyak orang dalam kereta, atau satu gadis yang dijadikan sandera. Jawabannya? Silakan tonton di aniplus. Hahaha.

Kunikida keluar dari kereta api
Kunikida keluar dari kereta api

Penerus Kepemimpinan Detektif Bersenjata

Dan terakhir, ketika para agen di kantor membahas siapa orang tertinggi kedua di detektif bersenjata, Dazai pun menjawab, “orang yang pantas membawa bendera kepemimpinan, menghadapi kelemahannya sendiri tanpa keraguan dan berpendirian, dan yang paling memiliki kualitas pemimpin, siapa lagi kalau bukan Kunikida?” Yap, Kunikida digadang-gadang akan menjadi penerus Yukichi Fukuzawa. Buat yang belum tahu, Yukichi ini pemimpin detektif bersenjata, dan masih aktif sampai sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: